Gadget . 21/09/2026, 11:00 WIB

Smart Glasses Diprediksi Jadi Perangkat AI Berikutnya, Apakah HP Bisa Tergeser?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Smartphone selama hampir dua dekade menjadi perangkat utama untuk mengakses dunia digital. Mulai dari berkomunikasi, mencari informasi, mengambil foto, menggunakan navigasi, hingga mengakses kecerdasan buatan, hampir semuanya dilakukan melalui layar yang berada di genggaman.

Namun, perkembangan kecerdasan buatan mulai membuka kemungkinan hadirnya perangkat komputasi yang berbeda. Salah satu kandidat terkuat adalah smart glasses atau kacamata pintar.

Perkembangan pada 2026 memperlihatkan bahwa smart glasses mulai bergerak dari perangkat eksperimental menjadi produk yang semakin serius. Google mengembangkan Android XR bersama Samsung dan Qualcomm, sementara Meta terus memperluas jajaran kacamata AI. Snap juga mengembangkan Specs untuk kebutuhan augmented reality dan penggunaan profesional.

Pertanyaannya, apakah smart glasses suatu hari dapat menggeser posisi smartphone?

Mengapa Smart Glasses Cocok dengan AI?

Salah satu keterbatasan smartphone adalah pengguna harus mengambil perangkat, membuka layar, kemudian memberikan perintah.

Smart glasses menawarkan pendekatan berbeda karena perangkat berada di depan mata dan dapat digunakan tanpa tangan.

Google menjelaskan konsep intelligent eyewear berbasis Android XR sebagai perangkat yang memungkinkan pengguna mendapatkan bantuan AI sambil tetap melihat lingkungan sekitar. Gemini dapat diakses melalui suara atau sentuhan pada bingkai kacamata.

Kacamata tersebut dirancang untuk memahami pertanyaan yang berkaitan dengan lingkungan di depan pengguna. Misalnya, seseorang dapat melihat papan parkir dan meminta AI menjelaskan artinya.

Dengan kamera, mikrofon, sensor, lokasi dan AI multimodal, kacamata berpotensi memahami konteks dunia nyata jauh lebih langsung dibandingkan perangkat yang berada di dalam saku.

AI Bisa "Melihat" Apa yang Dilihat Pengguna

Inilah salah satu alasan smart glasses dianggap menarik sebagai perangkat AI.

Model AI multimodal modern tidak hanya mampu memproses teks. Sistem tersebut dapat memahami gambar, suara, percakapan dan berbagai informasi lain.

Ketika teknologi itu dipadukan dengan kamera pada kacamata, AI memperoleh konteks visual berdasarkan sudut pandang pengguna.

Seseorang yang melihat bangunan dapat menanyakan sejarah bangunan tersebut. Ketika berada di depan menu restoran berbahasa asing, AI dapat membantu menerjemahkannya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com