AI Bisa Meniru Suara Manusia, Begini Cara Mengenali Panggilan Palsu
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat suara buatan semakin sulit dibedakan dari suara manusia asli. Teknologi yang
AI voice cloning merupakan contoh bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan risiko baru.
Kemampuan sintesis suara modern telah berkembang hingga menghasilkan suara yang dalam kondisi tertentu sulit dibedakan dari manusia asli. Karena itu, mencari suara robotik atau intonasi aneh tidak lagi cukup untuk menentukan keaslian sebuah panggilan.
Cara yang lebih kuat adalah memperhatikan konteks percakapan, menolak tekanan untuk bertindak cepat, tidak memberikan informasi sensitif, dan melakukan verifikasi independen.
Jika seseorang yang terdengar seperti keluarga meminta uang secara mendadak, tutup telepon dan hubungi orang tersebut melalui nomor yang sudah diketahui.
Baca Juga
Di tengah perkembangan AI generatif, prinsip keamanan komunikasi ikut berubah: jangan hanya percaya pada apa yang terdengar nyata, tetapi pastikan siapa yang sebenarnya berada di balik suara tersebut.
Referensi
Federal Trade Commission - Scammers Use AI to Enhance Their Family Emergency Schemes
Federal Trade Commission - Preventing the Harms of AI-enabled Voice Cloning
Federal Trade Commission - Approaches to Address AI-enabled Voice Cloning
Federal Bureau of Investigation - Senior U.S. Officials Impersonated in Malicious Messaging Campaign