Cyber . 16/09/2026, 18:03 WIB

Data Center AI Picu Penolakan Warga, Ini Mengapa

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Sebuah data center beroperasi dengan tingkat otomasi tinggi. Dalam banyak kasus, operasionalnya hanya memerlukan puluhan pekerja tetap, sementara fasilitas terbesar dapat mempekerjakan beberapa ratus orang. Kondisi inilah yang membuat sebagian warga mempertanyakan manfaat langsung bagi ekonomi lokal.

Bagi masyarakat, sulit menerima kebisingan sepanjang hari, lampu keamanan pada malam hari, tekanan terhadap listrik dan air, apabila manfaat yang diterima hanya berupa sedikit lapangan kerja permanen. Terlebih, perusahaan teknologi yang mendorong ekspansi AI memiliki valuasi sangat besar, sementara masyarakat juga mendengar prediksi bahwa AI dapat menghapus berbagai jenis pekerjaan.

Pemerintah Hadapi Dilema Pertumbuhan dan Kepentingan Lokal

Pemerintah Inggris menganggap data center sebagai infrastruktur nasional penting. Fasilitas ini dibutuhkan untuk menopang layanan publik, keamanan nasional, sektor keuangan, serta upaya agar Inggris tidak terlalu bergantung pada infrastruktur digital dari negara lain.

Namun, manfaat nasional tersebut belum tentu langsung terasa di tingkat lokal. Di Brick Lane, London timur, penolakan muncul karena warga lebih menginginkan pembangunan perumahan sosial dan ruang bagi usaha lokal. Sementara di Buckinghamshire, proyek data center sempat menghadapi sengketa terkait pertimbangan dampak lingkungan.

Dilema inilah yang membuat ekspansi data center semakin sulit. Pemerintah ingin mengejar pertumbuhan ekonomi dan kapasitas AI, tetapi warga menuntut jaminan bahwa biaya energi, penggunaan air, kebisingan, dan perubahan tata ruang tidak dibebankan kepada mereka.

Penutup

Penolakan terhadap data center AI menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan chip dan besarnya investasi. AI tetap membutuhkan listrik, air, lahan, jaringan transmisi, serta penerimaan dari masyarakat yang tinggal di sekitar infrastrukturnya.

Secara modern, data center memang menjadi fondasi penting bagi pengembangan AI. Namun, bukti dari protes di AS dan Inggris memperlihatkan bahwa pembangunan teknologi harus disertai perencanaan energi bersih, keterbukaan penggunaan air, perlindungan tarif pelanggan, serta manfaat nyata bagi komunitas lokal. Tanpa itu, ambisi besar industri AI dapat tersendat oleh penolakan warga.

Referensi

BBC News, A Backlash Over Data Centres Is Another Threat to the AI Juggernaut

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com