Tips n Trik . 09/09/2026, 16:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pengguna tidak harus berhenti memakai AI. Yang diperlukan adalah kebiasaan digital yang lebih hati-hati. Pertama, gunakan versi ringkas atau samaran ketika menjelaskan persoalan pribadi. Nama lengkap, alamat, nomor pelanggan, dan data identitas dapat diganti dengan keterangan umum.
Kedua, jangan pernah mengirimkan kata sandi, PIN, kode verifikasi, atau foto dokumen identitas. AI tidak membutuhkan data tersebut untuk membantu membuat tulisan, menyusun ide, atau menjelaskan informasi umum.
Ketiga, periksa pengaturan privasi akun. Cari opsi terkait riwayat chat, penggunaan data untuk peningkatan model, penghapusan percakapan, dan fitur percakapan sementara. Pengaturan ini penting terutama bagi pengguna yang sering memakai AI untuk kebutuhan kerja.
Keempat, baca ulang dokumen sebelum diunggah. Hapus informasi yang tidak relevan, seperti nomor rekening, data kontrak, daftar pelanggan, atau informasi internal perusahaan. Prinsip sederhananya, masukkan ke AI hanya data yang tetap aman jika dilihat oleh pihak lain.
Kelima, gunakan kata sandi kuat dan aktifkan autentikasi dua faktor bila tersedia. Keamanan percakapan juga bergantung pada keamanan akun yang dipakai untuk mengakses layanan AI.
Data chat dengan AI dapat digunakan secara aman selama pengguna memahami batasannya. AI memang dirancang untuk membantu mengolah informasi, tetapi pengguna tetap memegang peran utama dalam menentukan data apa yang layak dibagikan.
Bukti modern mengenai risiko AI generatif menunjukkan bahwa privasi, keamanan siber, dan ketepatan informasi harus diperlakukan sebagai satu kesatuan. Karena itu, penggunaan AI yang bijak bukan berarti takut memanfaatkan teknologi, melainkan mengetahui cara memakai teknologi tanpa mengorbankan data pribadi dan informasi penting.
OpenAI, How Your Data Is Used to Improve Model Performance
OpenAI Developers, Data Controls in the OpenAI Platform
National Institute of Standards and Technology, Work-in-Progress Draft Report of the IoT Advisory Board
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media