Tips n Trik . 09/09/2026, 15:00 WIB

Webcam Laptop Bisa Diretas? Ini Langkah Sederhana untuk Melindunginya

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Webcam bawaan laptop memang memudahkan rapat daring, kelas online, hingga panggilan video dengan keluarga. Namun, kamera kecil di bagian atas layar ini juga bisa menjadi celah privasi apabila perangkat terinfeksi malware atau digunakan oleh aplikasi yang tidak dipercaya.

Peretasan webcam bukan berarti seseorang dapat menyalakan kamera laptop secara ajaib dari jauh tanpa akses apa pun. Umumnya, pelaku terlebih dahulu mencoba membuat korban memasang program berbahaya, mengklik tautan palsu, membuka lampiran mencurigakan, atau menyerahkan akses laptop melalui modus bantuan teknis palsu. Karena itu, perlindungan webcam perlu dimulai dari kebiasaan memakai laptop dengan lebih hati-hati.

Bagaimana Webcam Laptop Bisa Disalahgunakan?

Webcam bekerja melalui sistem operasi dan aplikasi yang telah diberi izin menggunakan kamera. Ketika sebuah aplikasi rapat video, peramban, atau perekam video meminta akses, sistem biasanya akan mengaktifkan kamera sesuai persetujuan pengguna.

Masalah muncul ketika malware berhasil masuk ke laptop. Malware merupakan perangkat lunak berbahaya yang dapat dipasang tanpa sepengetahuan pengguna dan dipakai untuk memantau aktivitas perangkat, mencuri data login, atau mengambil alih fungsi tertentu. Dalam skenario yang lebih serius, pelaku dapat berusaha memanfaatkan akses kamera sebagai bagian dari pengintaian digital.

Federal Trade Commission atau FTC menjelaskan bahwa malware dapat dipasang tanpa persetujuan pengguna dan digunakan untuk memantau serta mengendalikan aktivitas online. Risiko ini bukan hanya berkaitan dengan webcam, melainkan juga akun email, dokumen, kata sandi, dan data pribadi lain yang tersimpan di laptop.

Kecurigaan tidak selalu bisa ditentukan hanya dari lampu indikator webcam. Pada banyak laptop, lampu kamera memang dirancang menyala saat kamera sedang digunakan. Akan tetapi, lampu tersebut bukan satu-satunya patokan keamanan. Pengguna tetap perlu memeriksa aplikasi yang berjalan dan izin kamera yang diberikan.

Langkah Sederhana Melindungi Webcam Laptop

Periksa Izin Kamera Secara Berkala

Langkah pertama adalah memeriksa aplikasi mana saja yang memiliki izin menggunakan kamera. Pada laptop Windows, buka Settings, lalu masuk ke Privacy & Security dan pilih Camera. Di halaman tersebut, pengguna dapat mematikan akses kamera secara menyeluruh atau mencabut izin aplikasi yang tidak diperlukan.

Jangan memberikan izin kamera kepada aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya. Bila sebuah aplikasi belanja, game sederhana, atau program yang tidak berkaitan dengan video meminta akses webcam, pengguna perlu mempertanyakan alasan izin tersebut.

Untuk pengguna Mac, pengaturan serupa dapat diperiksa melalui System Settings, Privacy & Security, lalu Camera. Prinsipnya sama: izinkan hanya aplikasi yang memang digunakan untuk panggilan video, rapat daring, atau perekaman.

Selalu Perbarui Sistem dan Aplikasi

Pembaruan sistem operasi sering kali membawa perbaikan keamanan, termasuk penutupan celah yang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, menunda update terlalu lama dapat membuat laptop lebih rentan terhadap malware dan serangan siber.

FTC menyarankan pengguna untuk mengaktifkan pembaruan otomatis pada sistem operasi, peramban, dan perangkat lunak keamanan. Pembaruan bukan sekadar perubahan tampilan atau tambahan fitur, tetapi dapat berisi perbaikan terhadap kerentanan yang sudah diketahui pengembang.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com