Tips n Trik . 08/09/2026, 13:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Laptop yang mulai lemot tidak selalu harus diatasi dengan instal ulang atau menghapus seluruh data. Dalam banyak kasus, penurunan performa disebabkan oleh terlalu banyak aplikasi yang berjalan, ruang penyimpanan hampir penuh, proses latar belakang, suhu tinggi, hingga komponen yang sudah tidak memadai.
Microsoft menjelaskan bahwa ruang penyimpanan yang terlalu sedikit dapat menurunkan performa komputer. Kondisi tersebut bukan hanya membuat proses penyimpanan file terganggu, tetapi juga membatasi ruang yang dipakai sistem untuk file sementara dan memori virtual.
Karena penyebabnya beragam, penanganan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Berikut sejumlah cara mempercepat laptop lemot tanpa mengorbankan dokumen, foto, video, maupun data penting lainnya.
Restart merupakan langkah paling sederhana yang sering diabaikan. Banyak pengguna hanya menutup layar laptop atau membiarkannya berada dalam mode Sleep selama berhari-hari.
Dalam kondisi tersebut, aplikasi, layanan latar belakang, cache, dan proses yang mengalami gangguan dapat terus tersimpan di dalam memori. Menyalakan ulang laptop akan menghentikan proses tersebut dan memulai kembali sistem dalam keadaan lebih bersih.
Sebelum melakukan restart, simpan semua pekerjaan dan tutup aplikasi yang sedang digunakan. Setelah laptop kembali menyala, periksa apakah respons sistem menjadi lebih cepat.
Laptop dapat melambat karena satu atau beberapa aplikasi memakai prosesor, RAM, atau penyimpanan secara berlebihan.
Pada Windows, tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager. Perhatikan kolom CPU, Memory, dan Disk. Klik nama kolom tersebut untuk mengurutkan aplikasi berdasarkan penggunaan sumber daya tertinggi.
Pengguna Mac dapat membuka Activity Monitor, kemudian memeriksa bagian CPU dan Memory. Apple menjelaskan bahwa fitur tersebut dapat digunakan untuk mengetahui aplikasi dan proses yang menggunakan waktu prosesor serta memori dalam jumlah besar.
Jangan langsung menghentikan proses yang namanya tidak dikenal karena sebagian mungkin dibutuhkan oleh sistem operasi. Tutup aplikasi yang diketahui, tidak sedang digunakan, atau mengalami Not Responding.
Sejumlah aplikasi diatur agar berjalan otomatis setiap kali laptop dinyalakan. Makin banyak aplikasi startup, makin lama waktu yang dibutuhkan sampai laptop siap digunakan.
Pada Windows, buka Task Manager, pilih Startup Apps, lalu nonaktifkan aplikasi yang tidak perlu dimulai secara otomatis. Aplikasi perpesanan, peluncur game, layanan konferensi video, dan aplikasi pembaruan pihak ketiga biasanya tidak harus selalu aktif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media