Tips n Trik . 06/09/2026, 16:20 WIB

Stiker QRIS Palsu Bisa Mengalihkan Pembayaran, Begini Cara Pemilik Usaha Mencegahnya

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Pemilik usaha tidak boleh hanya mengandalkan bukti pembayaran yang ditunjukkan pelanggan. Tangkapan layar, gambar notifikasi, dan halaman transaksi dapat dipalsukan atau berasal dari pembayaran sebelumnya.

Pastikan kasir menerima notifikasi langsung melalui aplikasi merchant, mesin pembayaran, sistem kasir, atau perangkat pemberitahuan suara. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia menjelaskan bahwa setelah pembayaran QRIS berhasil, pelanggan dan pedagang sama-sama menerima notifikasi.

Barang atau layanan sebaiknya baru diserahkan setelah transaksi terlihat di sistem milik merchant. Jika notifikasi terlambat, karyawan perlu memeriksa riwayat transaksi secara langsung, bukan hanya meminta pelanggan menunjukkan atau mengirimkan tangkapan layar.

Cocokkan Transaksi dengan Catatan Penjualan

Rekonsiliasi perlu dilakukan antara catatan penjualan dan transaksi yang masuk. Pemilik usaha dapat membandingkan jumlah transaksi QRIS di sistem kasir dengan laporan dari Penyedia Jasa Pembayaran.

Selisih yang tidak biasa harus segera diperiksa. Semakin cepat ketidaksesuaian ditemukan, semakin kecil kemungkinan stiker palsu digunakan selama berhari-hari tanpa diketahui.

Pemeriksaan tidak harus menunggu akhir bulan. Untuk usaha dengan jumlah transaksi tinggi, rekonsiliasi sebaiknya dilakukan setiap hari atau setiap pergantian sif.

Gunakan QRIS dari Penyedia Resmi

Pemilik usaha sebaiknya mendaftar sebagai merchant melalui Penyedia Jasa Pembayaran yang berizin Bank Indonesia. Setelah proses verifikasi selesai, penyedia tersebut akan menerbitkan Merchant ID dan kode QRIS khusus untuk usaha.

Hindari membuat atau menerima kode pembayaran dari perantara yang tidak jelas. Data akun merchant, kata sandi, kode OTP, dan akses aplikasi tidak boleh diberikan kepada orang yang menawarkan bantuan pemasangan QRIS tanpa identitas resmi.

Edukasi Karyawan dan Pelanggan

Seluruh karyawan yang menangani pembayaran perlu mengetahui nama merchant yang seharusnya muncul pada aplikasi pelanggan. Mereka juga harus dapat membedakan QRIS resmi dengan kode yang ditempelkan oleh pihak lain.

Pemilik usaha dapat memasang pemberitahuan singkat di dekat kasir yang meminta pelanggan memeriksa nama penerima sebelum mengonfirmasi pembayaran. Informasi tersebut sebaiknya dibuat singkat agar mudah dibaca dan tidak memperlambat antrean.

Apa yang Harus Dilakukan jika Menemukan QRIS Palsu?

Jika menemukan stiker mencurigakan, hentikan sementara pembayaran melalui kode tersebut. Jangan langsung membuang stiker karena benda itu dapat menjadi barang bukti. Foto posisi kode, kondisi lapisan, nama merchant yang muncul saat dipindai, serta waktu penemuannya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com