Games . 03/11/2026, 12:13 WIB

Apakah Monitor dengan Refresh Rate Tinggi Membutuhkan Kartu Grafis Khusus?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Monitor dengan refresh rate tinggi sering dianggap membutuhkan kartu grafis kelas atas agar dapat digunakan secara maksimal. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Monitor dengan refresh rate 120Hz, 144Hz, 165Hz, bahkan 240Hz tetap bisa digunakan dengan kartu grafis biasa, selama perangkat tersebut mendukung resolusi dan frekuensi yang dibutuhkan.

Hal yang perlu dipahami adalah perbedaan antara kemampuan monitor menampilkan gambar dan kemampuan kartu grafis menghasilkan frame. Keduanya memang saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.

Memahami Hubungan Refresh Rate dan Kartu Grafis

Refresh rate merupakan kemampuan monitor memperbarui tampilan gambar dalam satu detik. Satuan yang digunakan adalah Hertz (Hz). Sebagai contoh, monitor 60Hz dapat memperbarui tampilan hingga 60 kali per detik, sedangkan monitor 144Hz memiliki kemampuan memperbarui tampilan hingga 144 kali per detik.

Semakin tinggi refresh rate, semakin banyak gambar yang dapat ditampilkan dalam satu detik. Hasilnya, pergerakan objek di layar bisa terlihat lebih halus, terutama ketika digunakan untuk bermain game, menggulir halaman, atau menggerakkan kursor.

Sementara itu, kartu grafis atau GPU bertugas memproses dan menghasilkan gambar yang kemudian dikirimkan ke monitor. Dalam aktivitas tertentu, terutama gaming, GPU harus mampu menghasilkan frame per second (FPS) yang cukup tinggi agar keunggulan refresh rate monitor dapat dirasakan.

Keduanya memiliki batas kemampuan masing-masing. Monitor 144Hz tidak otomatis membuat permainan berjalan pada 144 FPS jika kartu grafis hanya mampu menghasilkan 60 FPS.

Apakah Monitor 144Hz Harus Menggunakan GPU Khusus?

Tidak harus. Monitor dengan refresh rate tinggi tidak membutuhkan jenis kartu grafis khusus hanya untuk menyalakan atau menampilkan gambar.

Kartu grafis terintegrasi atau integrated graphics yang terdapat pada sejumlah prosesor modern juga dapat mendukung monitor dengan refresh rate tinggi. Namun, kemampuan tersebut bergantung pada jenis GPU, resolusi layar, koneksi yang digunakan, serta spesifikasi perangkat secara keseluruhan.

Misalnya, monitor Full HD dengan refresh rate 144Hz mungkin dapat digunakan melalui integrated graphics tertentu. Akan tetapi, ketika resolusinya meningkat menjadi 4K dengan refresh rate yang sama, kebutuhan bandwidth dan kemampuan perangkat juga menjadi lebih besar.

Artinya, pengguna tidak harus langsung membeli kartu grafis mahal hanya karena ingin menggunakan monitor 144Hz. Hal terpenting adalah memastikan GPU dan jalur koneksinya mendukung spesifikasi monitor tersebut.

Mengapa GPU Berpengaruh terhadap Pengalaman Menggunakan Monitor?

Pengaruh kartu grafis akan lebih terasa ketika monitor digunakan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan pemrosesan gambar secara intensif.

Dalam penggunaan sehari-hari seperti mengetik, membuka dokumen, menonton video, atau menjelajahi internet, GPU tidak selalu harus bekerja keras. Bahkan, sejumlah aktivitas tersebut dapat berjalan dengan baik menggunakan grafis terintegrasi.

Situasinya berbeda ketika bermain game dengan grafis berat. GPU harus merender setiap frame sebelum gambar dikirimkan ke monitor.

Sebagai gambaran, jika monitor memiliki refresh rate 144Hz, tetapi GPU hanya mampu menghasilkan 45 FPS dalam sebuah permainan, pengguna tidak akan mendapatkan pengalaman 144 FPS secara penuh.

Sebaliknya, apabila GPU mampu menghasilkan 144 FPS secara konsisten, monitor dapat menampilkan pergerakan yang jauh lebih halus dibandingkan monitor 60Hz.

Namun, angka FPS yang lebih tinggi tidak selalu harus sama persis dengan refresh rate monitor. Teknologi seperti Variable Refresh Rate (VRR), AMD FreeSync, dan NVIDIA G-SYNC dapat membantu menyelaraskan tampilan monitor dengan keluaran frame GPU untuk mengurangi gejala seperti screen tearing.

Perhatikan Jenis Kabel dan Port yang Digunakan

Selain kartu grafis, koneksi antara komputer dan monitor juga menjadi faktor penting. Tidak semua kabel dan port memiliki kemampuan yang sama dalam mengirimkan sinyal gambar.

HDMI dan DisplayPort memiliki beberapa generasi dengan kapasitas bandwidth berbeda. Kemampuan maksimalnya bergantung pada versi port, kabel, resolusi, kedalaman warna, serta pengaturan refresh rate yang digunakan.

Sebagai contoh, monitor 144Hz mungkin tidak dapat berjalan pada refresh rate maksimal apabila dihubungkan menggunakan kabel atau port yang tidak mendukung kombinasi resolusi dan frekuensi tersebut.

DisplayPort sering digunakan pada monitor gaming karena mendukung berbagai konfigurasi refresh rate tinggi. Namun, HDMI versi yang lebih baru juga mampu menangani refresh rate tinggi pada resolusi tertentu.

Karena itu, pengguna perlu memeriksa spesifikasi port pada kartu grafis dan monitor sebelum membeli kabel tambahan.

Apakah Refresh Rate Tinggi Tetap Berguna untuk Aktivitas Biasa?

Refresh rate tinggi bukan hanya bermanfaat untuk bermain game. Pengguna yang sering bekerja di depan komputer juga dapat merasakan perbedaannya.

Saat menggulir halaman panjang, memindahkan jendela, atau menggerakkan kursor, tampilan pada monitor dengan refresh rate tinggi cenderung terlihat lebih halus. Perbedaan ini dapat dirasakan meskipun komputer tidak menjalankan aplikasi berat.

Untuk aktivitas tersebut, GPU terintegrasi yang kompatibel biasanya sudah mencukupi. Pengguna tidak perlu mengejar kartu grafis dengan kemampuan gaming tinggi hanya untuk mendapatkan tampilan desktop yang lebih responsif.

Meski demikian, manfaatnya tetap bergantung pada dukungan perangkat dan pengaturan sistem operasi. Monitor 144Hz yang masih diatur pada 60Hz tentu tidak akan menampilkan seluruh kemampuan refresh rate yang dimilikinya.

Cara Memastikan Monitor Berjalan pada Refresh Rate Maksimal

Setelah monitor terhubung ke komputer, pengguna perlu memastikan pengaturan refresh rate sudah sesuai dengan kemampuan perangkat.

Pada Windows 11, langkahnya cukup sederhana:

  1. Buka menu Settings.

  2. Pilih System, kemudian Display.

  3. Masuk ke bagian Advanced display.

  4. Pilih monitor yang ingin diatur jika menggunakan lebih dari satu layar.

  5. Periksa bagian Choose a refresh rate.

  6. Pilih refresh rate tertinggi yang tersedia dan didukung perangkat.

Jika pilihan 144Hz atau 165Hz tidak muncul, periksa kembali kabel, port, driver kartu grafis, dan spesifikasi monitor. Ada kemungkinan koneksi yang digunakan belum mendukung konfigurasi tersebut.

Pengguna juga perlu memastikan bahwa driver GPU sudah diperbarui agar kompatibilitas dan pengaturan tampilan dapat bekerja dengan baik.

Penutup

Monitor dengan refresh rate tinggi tidak selalu membutuhkan kartu grafis khusus atau mahal. Integrated graphics pun dapat digunakan selama mendukung resolusi, refresh rate, dan koneksi yang diperlukan.

Perbedaan utama terletak pada jenis aktivitas. Untuk pekerjaan ringan dan penggunaan sehari-hari, GPU bawaan prosesor mungkin sudah mencukupi. Namun, untuk bermain game dengan FPS tinggi, kartu grafis yang lebih bertenaga diperlukan agar kemampuan monitor dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan memahami hubungan antara refresh rate, FPS, kemampuan GPU, dan bandwidth koneksi, pengguna dapat memilih monitor maupun kartu grafis secara lebih tepat tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan.

Referensi

  1. VESA - DisplayPort Standard and Specifications.

  2. HDMI Licensing Administrator - HDMI Specifications.

  3. NVIDIA - G-SYNC Technology.

  4. AMD - FreeSync Technology.

  5. Microsoft Support - Change Your Display Refresh Rate in Windows.


           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com