Gadget . 19/10/2026, 11:05 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id -- Pengguna Android perlu meningkatkan kewaspadaan saat mengunduh aplikasi di Google Play Store. Sebuah aplikasi WhatsApp palsu secara mengejutkan berhasil menembus sistem keamanan toko aplikasi resmi milik Google tersebut dan terkecoh hingga menggaet ratusan ribu unduhan.
Temuan ini pertama kali mencuat setelah seorang pengguna Reddit melaporkan keberadaan WhatsApp versi tiruan di kolom iklan sponsor (sponsored ads), tepat di atas aplikasi asli buatan Meta. Hingga kini, aplikasi tiruan tersebut telah mengantongi lebih dari 500 ribu kali unduhan dan masih beredar bebas di Play Store.
Pihak pengembang mendaftarkan aplikasi palsu ini menggunakan nama Agment Assets Sallu. Catatan di Google Play Store menunjukkan bahwa pengembang tersebut baru merilis aplikasi pertamanya pada bulan lalu, namun mampu menggaet setengah juta pengguna dalam waktu singkat.
Pengembang merancang halaman WhatsApp palsu tersebut agar terlihat sangat identik dengan versi aslinya. Mereka meniru secara presisi mulai dari logo ikon, tangkapan layar (screenshot), hingga teks deskripsi resmi milik Meta.
Kendati demikian, pengguna sebenarnya dapat membedakan versi asli dan palsu melalui beberapa indikator utama:
Lencana Resmi: Aplikasi WhatsApp asli mengantongi lencana Editor's Choice.
Jumlah Unduhan: Versi asli mencatatkan lebih dari 10 miliar unduhan, jauh melampaui versi tiruan.
Ulasan Pengguna: WhatsApp asli memiliki lebih dari 246 juta ulasan dari pengguna global.
Munculnya aplikasi tiruan ini pada kolom iklan sponsor juga tidak berdampak pada seluruh pengguna. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pencarian kata kunci 'WhatsApp' di sebagian perangkat tetap menampilkan aplikasi resmi di posisi teratas tanpa memunculkan versi palsu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media