CD dan DVD Hampir Hilang, Apakah Penyimpanan Fisik akan Benar-benar Punah?
CD dan DVD pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan digital. Musik disimpan dalam CD, film ditonton melalui DVD, software komputer dijual dalam kepinga
Dalam penelitian terhadap CD-ROM, Library of Congress menemukan sebagian besar media yang diuji diperkirakan dapat bertahan dalam waktu yang panjang, meskipun terdapat sebagian kecil cakram yang memiliki perkiraan masa pakai jauh lebih pendek.
Penelitian bersama National Institute of Standards and Technology atau NIST dan Library of Congress juga menunjukkan media optik berkualitas baik yang direkam dan disimpan dengan benar berpotensi bertahan selama beberapa dekade.
Artinya, tidak ada angka tunggal yang dapat digunakan untuk menentukan umur seluruh CD dan DVD.
Ada persoalan lain yang justru bisa muncul lebih dahulu, yaitu perangkat pembacanya.
Baca Juga
Sebuah DVD mungkin masih menyimpan data dengan sempurna puluhan tahun kemudian. Namun data tersebut menjadi sulit diakses apabila komputer masa depan tidak lagi memiliki perangkat yang mampu membaca DVD.
Penyimpanan Fisik Tidak Sama dengan CD dan DVD
Hilangnya CD dan DVD tidak berarti penyimpanan fisik ikut menghilang.
SSD, hard disk, kartu memori, flash drive hingga magnetic tape tetap merupakan benda fisik yang digunakan untuk menyimpan informasi digital.
Perbedaannya terletak pada cara manusia berinteraksi dengan perangkat tersebut.
Cloud bahkan sebenarnya bukan penyimpanan tanpa bentuk fisik.
Baca Juga
Ketika seseorang mengunggah ribuan foto ke layanan cloud, data tersebut pada akhirnya tetap harus disimpan dalam perangkat keras yang berada di pusat data.
Server menggunakan berbagai jenis media penyimpanan untuk mempertahankan data pengguna.
Dengan kata lain, penyimpanan tidak benar-benar menjadi tidak berwujud. Lokasinya hanya berpindah dari meja pengguna menuju infrastruktur pusat data.
Magnetic Tape Ternyata Belum Mati
Salah satu contoh menarik adalah magnetic tape.