Cyber

Mengapa HP Jaman Sekarang Jarang Punya Lampu Notifikasi LED?

Lampu notifikasi LED pernah menjadi fitur kecil yang sangat berguna pada smartphone. Pengguna Android generasi lama mungkin masih ingat sebuah titik lampu kecil

Mengapa HP Jaman Sekarang Jarang Punya Lampu Notifikasi LED?
Lampu Notifikasi, Ilustrasi: DALL·E 3

fin.co.id - Lampu notifikasi LED pernah menjadi fitur kecil yang sangat berguna pada smartphone. Pengguna Android generasi lama mungkin masih ingat sebuah titik lampu kecil di bagian atas layar yang berkedip ketika ada pesan, panggilan tidak terjawab, baterai hampir habis, atau ketika perangkat sedang diisi daya.

Bahkan pada sejumlah HP, warna lampunya dapat memberikan informasi berbeda. Biru bisa menandakan pesan masuk, merah menunjukkan kondisi baterai atau pengisian daya, sedangkan hijau dapat menunjukkan baterai telah penuh. Samsung mencatat sejumlah Galaxy lawas memang menggunakan indikator LED dengan warna berbeda untuk menyampaikan status perangkat. 

Namun, fitur sederhana tersebut semakin jarang ditemukan pada smartphone modern. Mengapa produsen meninggalkan lampu LED yang sebenarnya cukup praktis?

Desain Layar Penuh Mengurangi Ruang untuk LED

Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan desain smartphone.

HP keluaran lama umumnya mempunyai bezel cukup lebar di bagian atas layar. Area tersebut menjadi tempat bagi kamera depan, sensor cahaya, proximity sensor, speaker telepon, hingga lampu notifikasi LED.

Perkembangan smartphone kemudian bergerak menuju desain layar penuh dengan bezel semakin tipis. Produsen berlomba meningkatkan rasio layar terhadap bodi dengan memperkecil hampir seluruh komponen yang terlihat di bagian depan.

Akibatnya, ruang untuk memasang LED khusus semakin terbatas.

Samsung secara terang-terangan menjelaskan bahwa desain layar nyaris tanpa bezel pada Galaxy generasi baru membuat indikator LED tradisional digantikan sistem notifikasi berbasis layar. Galaxy S10, Note10, dan berbagai model setelahnya tidak lagi menggunakan notification LED seperti generasi sebelumnya. (Samsung nl)

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa hilangnya LED bukan semata-mata karena fitur itu tidak berguna. Evolusi desain fisik smartphone ikut membuat keberadaannya semakin sulit dipertahankan.

Layar OLED Bisa Menggantikan Sebagian Fungsi LED

Perkembangan teknologi layar juga berperan besar.

Banyak smartphone modern menggunakan panel OLED atau AMOLED. Berbeda dari LCD konvensional yang membutuhkan lampu latar, setiap piksel pada OLED dapat menghasilkan cahaya sendiri.

Artinya, sebagian kecil layar dapat dinyalakan sementara bagian lainnya tetap gelap.

Karakteristik tersebut memungkinkan produsen menciptakan Always-On Display atau AOD. Informasi seperti jam, persentase baterai, ikon aplikasi, panggilan tidak terjawab, dan notifikasi dapat ditampilkan ketika perangkat dalam kondisi terkunci.

Berita Terkait