Cyber . 20/09/2026, 10:34 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Sebagai contoh sederhana, jika puluhan perangkat yang berada pada jalur jalan yang sama bergerak sangat lambat dalam arah serupa, pola tersebut lebih masuk akal untuk dianggap sebagai perlambatan lalu lintas.
Konsep inilah yang membuat jumlah pengguna menjadi sangat berharga. Semakin banyak informasi perjalanan yang tersedia pada suatu ruas, semakin besar peluang sistem memperoleh gambaran kondisi lalu lintas secara aktual.
Google Maps juga tidak hanya bergantung pada keadaan jalan saat itu.
Google menggunakan pola lalu lintas historis untuk memahami karakter sebuah ruas jalan berdasarkan waktu dan hari. Data tersebut membantu sistem mengetahui seperti apa kondisi "normal" sebuah jalan.
Misalnya, sebuah jalan mungkin hampir selalu padat pada pukul 07.00 hingga 09.00 pada hari kerja, tetapi jauh lebih lancar pada Minggu pagi.
Informasi historis kemudian dapat digabungkan dengan kondisi lalu lintas terkini.
Google pernah menjelaskan bahwa teknologi machine learning digunakan untuk mengombinasikan pola lalu lintas historis dengan kondisi lalu lintas langsung guna memperkirakan keadaan jalan pada waktu mendatang.
Artinya, Maps tidak hanya berusaha menjawab pertanyaan "bagaimana kondisi jalan sekarang?", tetapi juga "bagaimana kemungkinan kondisi jalan ketika pengguna tiba di sana?"
Kemampuan kedua sangat penting untuk perjalanan panjang.
Konsep yang sama digunakan dalam memperkirakan Estimated Time of Arrival atau ETA.
Misalnya, perjalanan sejauh 20 kilometer belum tentu membutuhkan waktu yang sama setiap hari. Kecepatan kendaraan dipengaruhi kemacetan, kondisi jalan, penutupan jalan, kecelakaan, hingga pola kepadatan pada jam tertentu.
Google Maps dapat menggabungkan informasi lalu lintas langsung dengan pola historis untuk memperkirakan berapa lama pengguna membutuhkan waktu melewati setiap bagian rute.
Jika sistem memperkirakan sebuah ruas akan mengalami kepadatan sebelum kendaraan pengguna tiba di sana, Maps juga dapat mempertimbangkan rute alternatif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media