Tips n Trik . 18/09/2026, 18:37 WIB

AI Bisa Meniru Suara Manusia, Begini Cara Mengenali Panggilan Palsu

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

AI voice cloning merupakan contoh bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan risiko baru.

Kemampuan sintesis suara modern telah berkembang hingga menghasilkan suara yang dalam kondisi tertentu sulit dibedakan dari manusia asli. Karena itu, mencari suara robotik atau intonasi aneh tidak lagi cukup untuk menentukan keaslian sebuah panggilan.

Cara yang lebih kuat adalah memperhatikan konteks percakapan, menolak tekanan untuk bertindak cepat, tidak memberikan informasi sensitif, dan melakukan verifikasi independen.

Jika seseorang yang terdengar seperti keluarga meminta uang secara mendadak, tutup telepon dan hubungi orang tersebut melalui nomor yang sudah diketahui.

Di tengah perkembangan AI generatif, prinsip keamanan komunikasi ikut berubah: jangan hanya percaya pada apa yang terdengar nyata, tetapi pastikan siapa yang sebenarnya berada di balik suara tersebut.

Referensi

Federal Trade Commission - Scammers Use AI to Enhance Their Family Emergency Schemes

Federal Trade Commission - Preventing the Harms of AI-enabled Voice Cloning

Federal Trade Commission - Approaches to Address AI-enabled Voice Cloning

Federal Bureau of Investigation - Senior U.S. Officials Impersonated in Malicious Messaging Campaign

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com