Tips n Trik . 18/09/2026, 18:37 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Cara yang jauh lebih kuat untuk menghadapi dugaan voice cloning adalah melakukan verifikasi melalui saluran lain.
Jika penelepon mengaku sebagai anak, pasangan, saudara, atau teman, tutup telepon terlebih dahulu. Setelah itu, hubungi orang tersebut menggunakan nomor yang sudah tersimpan sebelumnya.
Jangan menggunakan nomor baru yang diberikan oleh penelepon.
FTC secara khusus menyarankan masyarakat menghubungi langsung orang yang diklaim sedang mengalami masalah menggunakan nomor yang sudah diketahui benar. Jika orang tersebut tidak dapat dihubungi, konfirmasi dapat dilakukan kepada anggota keluarga atau teman lain.
Langkah sederhana tersebut dapat memutus skenario yang telah dirancang penipu.
Keluarga juga dapat mempertimbangkan membuat kata atau pertanyaan verifikasi yang tidak diketahui orang lain.
Misalnya, anggota keluarga dapat menyepakati sebuah kata tertentu yang harus disebutkan ketika terjadi keadaan darurat.
Alternatif lainnya adalah menanyakan informasi pribadi yang sulit diketahui dari media sosial.
Namun, pertanyaan tersebut sebaiknya tidak menggunakan informasi yang mudah ditemukan secara online, seperti tanggal lahir, nama sekolah, nama hewan peliharaan yang sering diunggah, atau alamat rumah.
Tujuannya bukan membuktikan keaslian suara, melainkan membuktikan identitas orang di balik suara tersebut.
Isi percakapan sering kali memberikan petunjuk yang lebih berguna dibandingkan kualitas suara.
FTC menyebut penipu sering meminta pembayaran melalui metode yang menyulitkan korban mendapatkan kembali uangnya, termasuk transfer tertentu, cryptocurrency, aplikasi pembayaran, atau gift card.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media