Tips n Trik . 09/09/2026, 10:00 WIB

Penyebab Baterai HP Cepat Habis Meski Jarang Digunakan, Gak Nyangka Banget

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Baterai juga bisa terasa lebih cepat habis setelah HP diperbarui. Hal ini bukan selalu tanda bahwa pembaruan gagal atau perangkat rusak. Sistem dapat masih menyelesaikan pekerjaan di latar belakang, seperti mengatur ulang data, mengoptimalkan aplikasi, menyinkronkan foto, serta memperbarui indeks pencarian.

Pada iPhone, Apple menjelaskan bahwa sebagian tugas setelah pembaruan perangkat lunak dapat terus berlangsung di latar belakang dan memengaruhi baterai maupun suhu perangkat untuk sementara waktu. Kondisi serupa juga bisa dirasakan pada Android setelah pembaruan sistem atau aplikasi dalam jumlah besar.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan baterai rusak pada hari pertama setelah update. Tunggu beberapa hari, pastikan aplikasi sudah diperbarui, lalu periksa kembali pola penggunaan baterainya.

Baterai Sudah Mengalami Penuaan Kimia

Baterai lithium-ion memiliki usia pakai. Seiring waktu dan bertambahnya siklus pengisian, kemampuan baterai untuk menyimpan energi akan berkurang. Artinya, angka 100 persen pada HP lama tidak selalu menyimpan daya sebanyak 100 persen pada HP baru.

Apple menyebut baterai isi ulang sebagai komponen habis pakai yang kapasitasnya akan berkurang secara kimia seiring usia. Suhu panas juga dapat mempercepat penurunan kondisi baterai. Itulah sebabnya HP yang sering panas ketika diisi daya, digunakan bermain game sambil dicas, atau diletakkan di tempat terik berisiko mengalami penurunan kesehatan baterai lebih cepat.

Tanda yang perlu diperhatikan antara lain baterai turun drastis dari 30 persen ke angka rendah, HP mudah mati sendiri, bodi terasa sangat panas, atau daya cepat habis meski penggunaan ringan. Bila gejala ini terjadi terus-menerus, pemeriksaan baterai di pusat servis tepercaya dapat menjadi langkah yang lebih aman.

Pengaturan Layar dan Koneksi Masih Menyerap Daya

Layar merupakan salah satu komponen yang paling banyak menggunakan baterai. Tingkat kecerahan tinggi, waktu layar menyala terlalu lama, refresh rate tinggi, serta fitur layar selalu aktif dapat membuat daya cepat berkurang. Hal ini tetap berpengaruh walaupun pengguna merasa HP jarang dipakai.

Koneksi Bluetooth, hotspot, GPS, NFC, dan pemindaian WiFi juga sebaiknya tidak terus dinyalakan jika memang tidak dibutuhkan. Fitur-fitur tersebut berguna, tetapi ponsel tetap memerlukan energi untuk mencari perangkat, lokasi, atau jaringan yang tersedia.

Mode hemat daya bisa dipakai saat baterai mulai menipis. Google menjelaskan bahwa Battery Saver pada Android membatasi atau menonaktifkan sebagian aktivitas latar belakang. Pada iPhone, Low Power Mode juga mengurangi sejumlah aktivitas seperti pembaruan aplikasi di latar belakang dan pengunduhan otomatis.

Cara Mengatasi Baterai HP yang Boros Saat Jarang Dipakai

Langkah pertama adalah memeriksa laporan penggunaan baterai di pengaturan HP. Cari aplikasi yang penggunaan dayanya tidak wajar, terutama yang dominan memakai baterai di latar belakang. Batasi izin latar belakang, perbarui aplikasi, atau hapus aplikasi yang sudah tidak digunakan.

Selanjutnya, kurangi notifikasi yang tidak penting, gunakan kecerahan layar otomatis, pendekkan waktu layar menyala, dan matikan koneksi yang tidak sedang diperlukan. Hindari pula membiarkan HP berada di tempat panas, termasuk di dalam kendaraan yang terparkir pada siang hari.

Jika daya tetap habis cepat setelah pengaturan diperbaiki, kemungkinan masalah berada pada kondisi baterai atau sistem perangkat. Cek kesehatan baterai bila fitur tersebut tersedia, lalu pertimbangkan pemeriksaan teknisi apabila HP mudah panas, mengembung, atau mati mendadak.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com