Tips n Trik . 09/09/2026, 10:30 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Di bawah setiap nama aplikasi akan terlihat jumlah data seluler yang sudah digunakan. Angka tersebut menunjukkan aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi kuota dalam periode pencatatan yang sedang aktif.
Jika ada aplikasi yang dirasa terlalu boros, pengguna bisa mematikan tombol di samping nama aplikasi tersebut. Setelah dinonaktifkan, aplikasi itu tidak lagi dapat memakai data seluler dan hanya bisa terhubung ke internet melalui Wi-Fi.
Apple juga menyediakan bagian Layanan Sistem untuk memperlihatkan penggunaan data oleh fungsi bawaan perangkat. Pengguna dapat menekan Reset Statistik di bagian paling bawah menu Seluler agar pencatatan dimulai dari nol. Cara ini berguna untuk memantau pemakaian kuota selama satu periode paket internet.
Tidak semua aplikasi yang memakai banyak data harus langsung dibatasi. Aplikasi pesan instan, peta, dan layanan perbankan mungkin memang perlu koneksi agar berfungsi dengan baik. Namun, beberapa jenis aplikasi berikut layak diperiksa lebih dulu.
Aplikasi video dan media sosial berpotensi memakai banyak kuota karena konten visual dimuat secara terus-menerus. Game online juga dapat mengunduh pembaruan data berukuran besar. Sementara itu, aplikasi penyimpanan cloud bisa menguras kuota saat mencadangkan foto dan video secara otomatis.
Perhatikan pula toko aplikasi. Pastikan pembaruan aplikasi diatur hanya melalui Wi-Fi. Pembaruan sistem dan aplikasi berukuran besar yang terunduh melalui data seluler dapat membuat kuota cepat habis.
Setelah mengetahui aplikasi yang boros, pengguna tidak perlu langsung menghapusnya. Batasi saja akses data latar belakang untuk aplikasi yang tidak mendesak. Matikan pemutaran video otomatis pada media sosial, ubah kualitas video menjadi lebih rendah, serta atur pencadangan foto dan video agar hanya berjalan ketika terhubung ke Wi-Fi.
Pengguna Android dapat mengaktifkan Data Saver. Sementara itu, pengguna iPhone dapat memakai Low Data Mode untuk membantu mengurangi aktivitas data tertentu di latar belakang.
Penting juga untuk menyamakan periode pencatatan data di ponsel dengan tanggal pembaruan paket internet dari operator. Dengan begitu, angka pada pengaturan ponsel akan lebih mudah dibandingkan dengan pemakaian kuota sebenarnya.
Aplikasi yang diam-diam menguras kuota bukan selalu aplikasi berbahaya. Sering kali, penyebabnya adalah aktivitas latar belakang seperti sinkronisasi, pembaruan, pemutaran video otomatis, dan pencadangan cloud. Pemeriksaan rutin melalui menu penggunaan data di Android atau iPhone membantu pengguna menemukan sumber pemborosan secara lebih akurat.
Fitur pembatasan data latar belakang, Data Saver, dan Low Data Mode menjadi contoh bagaimana sistem operasi modern dirancang untuk memberi pengguna kendali terhadap konsumsi data. Dengan pengaturan yang tepat, kuota internet dapat digunakan lebih efisien tanpa harus mengorbankan aplikasi penting.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media