Tips n Trik . 09/09/2026, 12:30 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Akun Google tidak hanya digunakan untuk membuka Gmail. Dalam satu akun, pengguna dapat menyimpan dokumen di Google Drive, foto pribadi di Google Photos, riwayat aktivitas YouTube, password di Chrome, hingga metode pembayaran dan akses masuk ke aplikasi lain. Itulah sebabnya pembajakan satu akun Google bisa menimbulkan dampak besar terhadap privasi dan keamanan digital seseorang.
Pembajakan akun tidak selalu terjadi karena pelaku menebak password secara langsung. Banyak kasus berawal dari tautan phishing, password yang digunakan berulang kali, kode verifikasi yang dibagikan, perangkat yang tidak dikunci, atau akses aplikasi pihak ketiga yang dibiarkan aktif. Karena itu, pengamanan akun harus dilakukan melalui beberapa lapisan, bukan hanya satu password.
Langkah pertama untuk mengamankan akun Google adalah membuat password yang kuat dan tidak digunakan pada akun lain. Jangan memakai password Gmail yang sama dengan password media sosial, marketplace, layanan perbankan, atau aplikasi lainnya.
Password yang dipakai berulang kali dapat menjadi risiko serius. Ketika salah satu layanan mengalami kebocoran data, pelaku bisa mencoba kombinasi email dan password tersebut untuk masuk ke akun Google. Google juga menyediakan Password Checkup untuk membantu pengguna mendeteksi password tersimpan yang lemah, terekspos, atau digunakan ulang.
Hindari memakai nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, nama anggota keluarga, maupun kata sederhana yang mudah ditebak. Password yang panjang dengan gabungan beberapa kata acak dapat menjadi pilihan yang lebih aman dan tetap mudah diingat.
Pengelola password tepercaya juga dapat dipakai untuk membuat serta menyimpan password unik. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menghafal terlalu banyak kombinasi kata sandi.
Verifikasi 2 Langkah atau 2-Step Verification wajib diaktifkan karena menjadi pelindung tambahan setelah password. Saat fitur ini aktif, pengguna tidak hanya memasukkan password ketika login, tetapi juga harus menyelesaikan verifikasi kedua.
Metode verifikasi tersebut dapat berupa Google Prompt, aplikasi autentikator, passkey, kode cadangan, atau kunci keamanan fisik. Google menjelaskan bahwa verifikasi dua langkah membantu melindungi akun meskipun password telah dicuri.
Untuk mengaktifkannya, buka Akun Google, pilih menu Keamanan dan Login, lalu cari pilihan Aktifkan Verifikasi 2 Langkah. Ikuti petunjuk yang muncul hingga metode verifikasi tersimpan.
Google Prompt dapat menjadi pilihan praktis karena notifikasi login akan dikirimkan ke perangkat yang sudah terhubung dengan akun. Jika ada permintaan login yang tidak dilakukan sendiri, tekan opsi penolakan. Jangan menyetujui notifikasi login hanya karena muncul di layar ponsel.
Kode SMS tetap dapat digunakan, tetapi jangan pernah membagikan kode tersebut kepada siapa pun. Google menegaskan bahwa pihaknya tidak akan meminta password atau kode verifikasi melalui email, pesan, maupun panggilan telepon.
Passkey merupakan metode login yang memakai sidik jari, pemindaian wajah, atau kunci layar perangkat seperti PIN. Metode ini dapat digunakan sebagai alternatif password untuk membuka akun Google.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media