Tips n Trik . 09/09/2026, 15:30 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
National Institute of Standards and Technology melalui AI Risk Management Framework menekankan pentingnya karakteristik AI yang valid, andal, aman, transparan, serta memperhatikan privasi. Prinsip tersebut relevan untuk presentasi: setiap angka, kutipan, nama, tanggal, dan grafik yang dihasilkan atau diringkas AI perlu dibandingkan lagi dengan sumber asli.
Jangan memasukkan data ke slide hanya karena AI menyebutkannya. Buka dokumen rujukan, cek konteksnya, dan pastikan datanya masih berlaku. Jika memakai kutipan, pastikan kalimat tersebut benar-benar pernah diucapkan atau ditulis oleh pihak yang disebutkan.
Presentasi yang baik tidak selalu memakai kalimat rumit. AI dapat membantu mengubah bahasa laporan yang formal menjadi kalimat yang lebih mudah dicerna audiens. Alat ini juga dapat digunakan untuk membuat beberapa pilihan judul slide, merapikan tata bahasa, atau menyesuaikan nada penulisan.
Contohnya, kalimat “Terjadi peningkatan signifikan terhadap penggunaan layanan digital oleh konsumen dalam periode tertentu” dapat diringkas menjadi “Penggunaan Layanan Digital Meningkat.” Judul seperti ini lebih cepat dipahami ketika ditampilkan di layar.
Namun, jangan sampai AI menghilangkan makna penting demi membuat kalimat terlihat singkat. Bila kenaikan tersebut hanya terjadi pada kelompok tertentu atau dalam periode terbatas, informasi itu harus tetap dijelaskan melalui narasi pembicara atau catatan pendukung.
AI generatif juga dapat membantu mencari konsep ilustrasi, memilih metafora visual, atau membuat gambar pendukung. Visual sebaiknya memperjelas isi slide, bukan hanya menjadi dekorasi. Grafik tren, diagram proses, foto situasi, atau ilustrasi sederhana dapat dipakai apabila benar-benar membantu audiens memahami pesan.
Hindari memasukkan gambar AI yang terlalu ramai, tidak relevan, atau memiliki detail aneh. Perhatikan pula aspek hak cipta, lisensi, dan keakuratan visual. Untuk topik seperti kesehatan, keselamatan, produk, atau lokasi tertentu, gambar buatan AI dapat menimbulkan salah persepsi jika tidak diberi konteks yang jelas.
Untuk data numerik, lebih aman membuat grafik dari sumber data yang telah diverifikasi. AI dapat membantu menyarankan bentuk grafik, tetapi angka dan labelnya harus diperiksa secara manual.
Kecepatan kerja tidak boleh mengorbankan keamanan informasi. Hindari menyalin data pribadi, laporan internal, strategi bisnis, kata sandi, dokumen pelanggan, atau informasi rahasia ke layanan AI publik tanpa memahami kebijakan penggunaan datanya.
Bila presentasi berkaitan dengan perusahaan atau klien, gunakan hanya platform yang telah disetujui organisasi. Bersihkan nama, nomor kontak, alamat, atau informasi sensitif sebelum meminta AI membantu meringkas dokumen. Kebiasaan sederhana ini penting untuk mencegah informasi internal tersebar tanpa sengaja.
AI dapat membuat draf slide dalam hitungan menit, tetapi AI tidak hadir untuk memahami suasana ruangan, membaca reaksi audiens, atau mempertanggungjawabkan kesimpulan yang dipaparkan. Peran tersebut tetap berada pada pembicara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media