Tips n Trik . 07/09/2026, 13:39 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pengguna iPhone dapat mengikuti langkah berikut:
Buka App Store.
Cari aplikasi “Mobile JKN”.
Pilih aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.
Pastikan ID aplikasinya adalah 1237601115.
Tekan Dapatkan atau ikon unduh.
Lakukan konfirmasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kata sandi Apple ID.
Tunggu hingga aplikasi selesai dipasang.
Ketersediaan aplikasi dapat dipengaruhi pengaturan negara atau wilayah pada akun Apple. Apabila Mobile JKN tidak muncul, periksa apakah wilayah akun sudah sesuai dan pastikan perangkat masih menggunakan sistem operasi yang didukung.
Aplikasi Mobile JKN menyediakan beragam layanan bagi peserta, antara lain melihat informasi peserta, menampilkan Kartu Indonesia Sehat digital, memeriksa status kepesertaan, melihat informasi iuran, dan mengetahui riwayat pembayaran.
Peserta juga dapat menggunakan aplikasi untuk mengubah sejumlah data kepesertaan, mencari lokasi fasilitas kesehatan, melihat ketersediaan tempat tidur rumah sakit, melakukan skrining riwayat kesehatan, serta mengikuti program pembayaran tunggakan secara bertahap atau REHAB apabila memenuhi ketentuan.
Fitur pendaftaran pelayanan memungkinkan peserta mengambil nomor antrean di fasilitas kesehatan yang telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan. Ketersediaan layanan ini dapat berbeda pada setiap fasilitas kesehatan karena bergantung pada integrasi sistem, jadwal praktik, dan pembaruan data dari fasilitas terkait.
Aplikasi resmi dapat dikenali melalui sejumlah ciri berikut:
Nama aplikasi tertulis Mobile JKN.
Nama pengembangnya adalah BPJS Kesehatan.
Di Android, ID aplikasinya app.bpjs.mobile.
Di perangkat Apple, ID aplikasinya 1237601115.
Aplikasi tersedia melalui Google Play Store atau App Store.
Tautan unduhan dapat ditemukan di situs resmi BPJS Kesehatan.
Pengguna tidak diminta membayar biaya untuk mengunduh aplikasi.
Waspadai halaman yang menawarkan file Mobile JKN dalam format APK melalui layanan berbagi file, pesan WhatsApp, media sosial, atau situs yang tidak dikenal. File APK dari luar Google Play Store mungkin telah dimodifikasi dan dapat mengandung perangkat lunak berbahaya.
Mobile JKN berkaitan dengan data penting, seperti nomor induk kependudukan, nomor kartu peserta, data keluarga, nomor telepon, dan informasi pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, aplikasi palsu yang menyamar sebagai Mobile JKN dapat digunakan untuk mencuri informasi pribadi.
Secara teknis, aplikasi berbahaya dapat dibuat untuk merekam data yang diketik, menampilkan halaman masuk palsu, membaca kode verifikasi, atau mengarahkan pengguna ke layanan pembayaran palsu. Cara penipuan semacam ini dikenal sebagai phishing, sedangkan penyebaran aplikasi melalui file di luar toko resmi sering disebut sideloading.
Mengunduh aplikasi dari toko resmi tidak menjamin risiko hilang sepenuhnya, tetapi memberikan lapisan pemeriksaan tambahan. Google dan Apple menerapkan proses peninjauan, pemeriksaan keamanan, identifikasi pengembang, serta mekanisme pembaruan aplikasi. Pembaruan resmi juga penting untuk menutup celah keamanan dan memperbaiki gangguan teknis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media