Tips n Trik . 02/09/2026, 12:03 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Akibatnya, konsumsi daya prosesor meningkat, suhu naik, dan sistem meningkatkan kecepatan kipas.
Pengguna Windows dapat memeriksa Task Manager untuk melihat aplikasi atau proses yang sedang menggunakan CPU dalam jumlah besar.
Browser modern dapat menggunakan sumber daya komputer dalam jumlah cukup besar, terutama ketika banyak tab dibuka secara bersamaan.
Setiap tab dapat menjalankan berbagai proses, mulai dari JavaScript, video, animasi, iklan, hingga layanan web lainnya. Beberapa browser juga menggunakan arsitektur multi-process sehingga tab, ekstensi, dan komponen tertentu dapat berjalan sebagai proses terpisah.
Akibatnya, membuka puluhan tab sekaligus dapat meningkatkan penggunaan CPU dan RAM.
Jika terdapat halaman yang menjalankan video atau aplikasi web berat, penggunaan GPU juga dapat meningkat. Kombinasi tersebut menghasilkan panas tambahan yang akhirnya membuat kipas bekerja lebih cepat.
Sistem pendingin laptop membutuhkan aliran udara yang lancar.
Udara biasanya masuk melalui lubang ventilasi di bagian bawah atau samping perangkat, kemudian melewati heatsink sebelum udara panas dikeluarkan melalui exhaust.
Masalah dapat muncul ketika laptop digunakan di atas permukaan lembut seperti kasur, sofa, bantal, atau selimut.
Permukaan tersebut dapat menutup sebagian lubang ventilasi.
Ketika aliran udara berkurang, panas menjadi lebih sulit dikeluarkan. Sensor kemudian mendeteksi peningkatan temperatur dan memerintahkan kipas berputar lebih cepat.
Menggunakan laptop di atas permukaan keras dan datar dapat membantu menjaga jalur ventilasi tetap terbuka.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media