Tips n Trik . 23/08/2026, 11:32 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Samsung juga menyebutkan bahwa jari yang terlalu kering dapat memengaruhi pengenalan sidik jari.
Sebaliknya, jangan menggunakan sensor dengan jari yang terlalu basah karena permukaan yang basah juga dapat mengganggu proses pemindaian.
Jangan hanya menyentuhkan ujung jari pada sensor. Usahakan bagian jari yang digunakan ketika pendaftaran sebelumnya menutupi area sensor dengan posisi yang sesuai.
Pada sensor di bawah layar, tekan dan tahan jari secara stabil hingga proses pengenalan selesai. Google secara khusus menyarankan pengguna untuk menekan dan menahan jari pada sensor sampai perangkat terbuka.
Jika jari langsung diangkat atau posisi berubah terlalu cepat, sensor mungkin tidak mendapatkan informasi yang cukup untuk mencocokkan sidik jari.
Pengguna HP dengan sensor sidik jari di bawah layar juga perlu memeriksa pelindung layar.
Tempered glass atau pelindung layar yang terlalu tebal, tergores, rusak, atau tidak kompatibel dapat mengurangi akurasi sensor. Samsung menyebut ketebalan dan struktur pelindung layar pihak ketiga dapat memengaruhi kinerja sensor sidik jari.
Jika masalah mulai muncul setelah mengganti tempered glass, penyebabnya patut dicurigai berasal dari pelindung layar tersebut.
Pada kondisi seperti ini, pengguna dapat mencoba melepas pelindung layar untuk memastikan apakah sensor kembali berfungsi normal.
Jika sensor masih tidak mengenali jari, langkah berikutnya adalah menghapus data sidik jari yang tersimpan kemudian melakukan pendaftaran ulang.
Cara ini penting terutama jika masalah muncul setelah mengganti pelindung layar atau ketika pola pembacaan sidik jari sudah sering gagal.
Saat mendaftarkan ulang, jangan hanya menempelkan bagian tengah jari. Ikuti petunjuk pada layar dan ubah posisi jari sehingga bagian tengah, sisi, tepi, dan ujung jari dapat terbaca.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media