Tips n Trik . 21/08/2026, 12:52 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Debu dan minyak yang menempel pada sensor juga dapat mengurangi kemampuan pembacaan. Permukaan sensor yang kotor dapat membuat detail pola sidik jari tidak tertangkap dengan baik.
Membersihkan sensor menggunakan kain lembut dan kering dapat menjadi langkah sederhana sebelum mencoba solusi lain. Hindari menggosok sensor dengan benda kasar karena permukaannya dapat tergores.
Pada HP yang menggunakan sensor sidik jari di bawah layar, pelindung layar dapat memengaruhi kemampuan sensor membaca jari.
Pelindung layar yang terlalu tebal, pemasangannya kurang sempurna, atau tidak kompatibel dengan sensor biometrik tertentu dapat membuat pembacaan menjadi kurang akurat.
Jika masalah muncul setelah mengganti tempered glass atau pelindung layar, aksesori tersebut patut dicurigai.
Pembaruan sistem operasi terkadang dapat mengubah cara kerja komponen biometrik. Dalam kondisi tertentu, masalah perangkat lunak setelah update dapat menyebabkan sensor sidik jari menjadi kurang responsif.
Biasanya masalah seperti ini dapat diperbaiki melalui pembaruan berikutnya. Sebelum mengambil langkah yang lebih ekstrem, pengguna dapat mencoba melakukan restart HP dan memeriksa apakah tersedia pembaruan sistem tambahan.
Data biometrik yang tersimpan di perangkat juga dapat mengalami masalah. Meskipun sidik jari sebelumnya sudah didaftarkan, sistem bisa saja gagal mencocokkannya dengan pembacaan terbaru.
Solusi yang cukup sering berhasil adalah menghapus data sidik jari lama kemudian mendaftarkan ulang jari tersebut.
Sebaiknya daftarkan jari dalam kondisi bersih dan kering. Saat proses pendaftaran, ubah sedikit posisi jari sesuai instruksi HP agar lebih banyak bagian sidik jari yang direkam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media