Cyber . 13/08/2026, 19:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Dengan cara ini, pengguna tidak harus memahami pengaturan kamera secara manual.
Samsung sendiri menyebut AI pada kamera sebagai bagian penting dari perkembangan fotografi mobile pada 2026, termasuk untuk meningkatkan stabilitas, portrait, fotografi low light, dan pemrosesan gambar. (Samsung Global Newsroom)
AI juga membuat kamera smartphone semakin pintar ketika mengambil foto manusia.
Sistem dapat memperkirakan bagian mana yang merupakan wajah, rambut, pakaian, dan latar belakang. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menciptakan efek depth of field atau mengatur pemrosesan pada subjek dan latar secara berbeda.
Hasilnya, latar belakang dapat dibuat lebih buram sementara wajah tetap terlihat tajam.
Perkembangan berikutnya bahkan mulai mengarah pada AI yang dapat membantu sebelum foto diambil. Penelitian pada 2026 mengenai perencanaan fotografi portrait menggunakan AI menunjukkan bagaimana sistem dapat menganalisis posisi subjek, kamera, pencahayaan, dan lingkungan untuk membantu menentukan komposisi foto. (arXiv)
Artinya, AI bukan hanya berperan sebagai editor setelah foto dibuat. Teknologi tersebut mulai digunakan untuk membantu menentukan bagaimana sebuah foto sebaiknya diambil.
Zoom merupakan salah satu bagian tersulit dalam kamera smartphone.
Ketika pengguna memperbesar objek terlalu jauh, jumlah detail yang tersedia dari sensor akan semakin terbatas. Digital zoom pada dasarnya hanya memperbesar bagian gambar sehingga kualitas dapat menurun.
AI mencoba mengatasi masalah tersebut dengan memperkirakan detail yang hilang berdasarkan informasi yang tersedia.
Teknik seperti super-resolution dapat digunakan untuk meningkatkan resolusi gambar dengan memanfaatkan pola dari gambar atau sejumlah frame. Hasilnya tidak sama dengan memiliki lensa telefoto dengan focal length yang lebih panjang, tetapi dapat membantu mempertahankan detail ketika pengguna melakukan pembesaran.
Pada Pixel 11 Pro dan Pro XL, Google bahkan memperkenalkan Pro Res Zoom hingga 120x yang menggunakan AI-generated pixels dan machine learning untuk membantu menghasilkan gambar pada pembesaran ekstrem. (WIRED)
Teknologi seperti ini memperlihatkan bagaimana pemrosesan AI mulai digunakan untuk memperluas kemampuan fisik kamera.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media