Cyber . 11/08/2026, 10:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pekerjaan administrasi mungkin menjadi salah satu perubahan yang paling tidak terasa.
AI dapat membantu membuat email, merangkum rapat, menyusun dokumen, mengelompokkan informasi, mengatur jadwal, dan mencari data tertentu dari berbagai dokumen.
Tugas administratif yang sebelumnya menghabiskan waktu berjam-jam dapat dipangkas menjadi lebih singkat.
Namun, bukan berarti seluruh pekerjaan administrasi hilang. Staf administrasi justru dapat memiliki lebih banyak waktu untuk menangani koordinasi, komunikasi, dan pekerjaan yang membutuhkan keputusan manusia.
Perubahan terbesarnya adalah berkurangnya pekerjaan repetitif.
AI juga mulai mengubah cara programmer membuat perangkat lunak.
Model AI dapat membantu menulis kode, menjelaskan error, membuat fungsi sederhana, melakukan debugging, hingga menghasilkan dokumentasi.
Programmer tidak lagi selalu harus menulis setiap bagian kode secara manual. Mereka dapat memberikan instruksi kepada AI, memeriksa kode yang dihasilkan, lalu memperbaiki atau mengembangkannya sesuai kebutuhan.
Situasi tersebut membuat kemampuan memahami logika pemrograman tetap penting. Programmer yang hanya mengandalkan AI tanpa memahami kode justru dapat mengalami kesulitan ketika muncul bug atau masalah keamanan.
Ke depan, kemampuan memberikan instruksi yang jelas kepada AI dan melakukan review kode dapat menjadi bagian penting dari pekerjaan programmer.
Perubahan yang terjadi akibat AI sebenarnya lebih kompleks daripada sekadar pertanyaan apakah sebuah pekerjaan akan hilang.
Dalam banyak kasus, AI pertama-tama mengambil alih tugas tertentu yang bersifat repetitif, terstruktur, dan mudah didigitalkan. Pekerja kemudian menggunakan waktunya untuk menangani tugas yang membutuhkan penilaian, kreativitas, komunikasi, dan tanggung jawab.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media