Cyber . 07/08/2026, 10:00 WIB

Elon Musk Klaim Starlink bakal Jadi Penyedia Internet Terbesar di Dunia

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Elon Musk kembali membuat pernyataan ambisius mengenai masa depan Starlink. CEO SpaceX itu meyakini layanan internet satelit miliknya suatu hari nanti akan menjadi penyedia internet terbesar di dunia, setidaknya di negara-negara yang mengizinkan Starlink beroperasi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam panggilan laporan keuangan pertama SpaceX sebagai perusahaan publik. Menurut Musk, target tersebut bukanlah visi jangka sangat panjang, melainkan sesuatu yang berpotensi terwujud dalam kurun waktu kurang dari satu dekade.

Starlink Ingin Menguasai Mayoritas Layanan Internet

Musk mengatakan Starlink berpeluang menyediakan mayoritas akses internet dunia di sebagian besar negara tempat layanannya tersedia. Ambisi tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan konektivitas berkecepatan tinggi, terutama untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI), robot humanoid, kendaraan otonom, hingga berbagai aplikasi digital masa depan.

Presiden sekaligus COO SpaceX, Gwynne Shotwell, juga optimistis terhadap prospek Starlink. Ia bahkan memperkirakan layanan internet satelit tersebut mampu menarik sebagian pelanggan operator telekomunikasi besar di Amerika Serikat seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile berkat kualitas layanan yang lebih baik.

Satelit Starlink V3 Jadi Kunci

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, SpaceX mengandalkan generasi terbaru satelit Starlink V3.

Dibandingkan Starlink V2, satelit V3 diklaim mampu menghadirkan peningkatan kapasitas yang sangat besar. Kecepatan downlink meningkat dari sekitar 80 Gbps menjadi sekitar 1 Tbps per satelit, sementara kapasitas uplink juga melonjak hingga sekitar 160 sampai 200 Gbps.

Selain itu, jumlah beam atau pancaran sinyal yang dapat melayani pengguna secara bersamaan juga meningkat drastis, dari kurang dari 200 beam pada V2 menjadi lebih dari 2.000 beam pada V3. Peningkatan ini diharapkan mampu memperluas kapasitas jaringan dan mengurangi kepadatan layanan.

Starship Memegang Peran Penting

Kemampuan satelit saja dinilai belum cukup. SpaceX juga harus mampu mengirim puluhan ribu satelit baru ke orbit rendah Bumi.

Karena itu, roket Starship menjadi bagian penting dari rencana besar tersebut. Musk berharap Starship segera memasuki fase operasional penuh sehingga mampu melakukan peluncuran satelit secara cepat dan berulang untuk memperluas konstelasi Starlink dalam beberapa tahun mendatang.

Starlink Mobile Ditargetkan Hadir pada 2027

Selain layanan internet rumah, SpaceX juga tengah menyiapkan Starlink Mobile yang memungkinkan ponsel terhubung langsung ke satelit tanpa harus bergantung pada menara BTS konvensional.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com