Cyber . 26/07/2026, 16:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
QRIS secara khusus digunakan sebagai standar pembayaran digital di Indonesia.
QR Code dapat digunakan oleh siapa saja untuk berbagai keperluan, baik pribadi maupun bisnis.
QRIS digunakan oleh pelaku usaha dan konsumen untuk melakukan transaksi non-tunai melalui aplikasi pembayaran yang telah mendukung standar QRIS.
QR Code merupakan teknologi yang digunakan secara global dan tidak memiliki satu standar khusus untuk semua kebutuhan.
Sebaliknya, QRIS memiliki standar nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sehingga seluruh penyelenggara pembayaran menggunakan format yang seragam.
Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contohnya.
Jika kamu memindai kode untuk melihat menu restoran, menghubungkan ke WiFi, membuka website, atau menyimpan nomor telepon, maka kamu sedang menggunakan QR Code.
Namun, jika kamu memindai kode di meja kasir menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital untuk membayar makanan, minuman, atau belanjaan, maka kamu sedang menggunakan QRIS.
Singkatnya, setiap QRIS adalah QR Code, tetapi tidak semua QR Code merupakan QRIS.
Alasan utamanya adalah bentuk visualnya yang hampir identik. Baik QR Code maupun QRIS sama-sama menggunakan pola kotak hitam putih yang dipindai menggunakan kamera smartphone.
Selain itu, masyarakat lebih sering berinteraksi dengan QRIS saat berbelanja sehingga muncul anggapan bahwa semua QR Code adalah QRIS. Padahal, QRIS hanyalah salah satu bentuk penerapan teknologi QR Code untuk kebutuhan pembayaran.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media