Tips n Trik . 23/07/2026, 08:46 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat siapa saja kini bisa menghasilkan gambar hanya dengan mengetikkan deskripsi singkat. Namun, tidak sedikit pengguna yang merasa hasil gambar AI terlihat kaku, aneh, atau jauh dari ekspektasi.
Padahal, kualitas gambar yang dihasilkan AI sangat bergantung pada prompt atau instruksi yang diberikan. Semakin jelas dan detail prompt yang ditulis, semakin besar peluang AI menghasilkan gambar yang realistis.
Lalu, bagaimana cara membuat prompt AI agar hasil gambar tampak lebih nyata? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Prompt merupakan perintah yang diberikan kepada AI untuk menghasilkan gambar sesuai keinginan pengguna. AI tidak dapat membaca pikiran, sehingga setiap detail perlu dijelaskan secara spesifik.
Daripada hanya menulis "wanita sedang minum kopi", akan lebih baik jika dijelaskan usia, ekspresi wajah, pakaian, lokasi, pencahayaan, hingga gaya fotografi.
Contoh sederhana:
Kurang spesifik:
Wanita minum kopi.
Lebih baik:
Seorang wanita Indonesia berusia sekitar 28 tahun mengenakan sweater krem sedang menikmati secangkir kopi di kafe modern dengan cahaya matahari pagi yang masuk dari jendela besar, ekspresi santai, hasil foto realistis, detail tinggi.
Semakin lengkap informasi yang diberikan, AI akan semakin mudah memahami hasil yang diinginkan.
Kesalahan paling umum adalah membuat deskripsi subjek yang terlalu singkat. Cobalah menjelaskan beberapa aspek berikut:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media