Cyber . 20/10/2026, 11:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Pernah membuka sebuah situs web, tetapi justru disambut pemberitahuan yang meminta persetujuan penggunaan cookie sebelum bisa melanjutkan? Pemberitahuan ini sering muncul saat seseorang mengunjungi situs berita, toko online, platform hiburan, hingga layanan digital lainnya. Sebagian situs menyediakan tombol untuk menerima atau menolak cookie, sementara situs lain meminta pengguna mengatur preferensi terlebih dahulu.
Cookie sebenarnya merupakan teknologi yang umum digunakan untuk membuat layanan web berjalan lebih praktis. Namun, tidak semua cookie memiliki fungsi yang sama. Ada yang diperlukan agar situs bisa bekerja dengan baik, sedangkan jenis lainnya digunakan untuk mengumpulkan informasi aktivitas pengguna, mengukur performa situs, atau menampilkan iklan yang lebih relevan.
Cookie adalah file data berukuran kecil yang disimpan oleh browser ketika seseorang mengunjungi situs web. Data tersebut memungkinkan situs mengenali browser yang digunakan saat pengguna kembali berkunjung atau berpindah halaman.
Sebagai contoh, ketika seseorang memasukkan barang ke keranjang belanja di sebuah toko online, cookie dapat membantu situs mempertahankan informasi tersebut selama pengguna menjelajahi halaman lainnya. Tanpa mekanisme penyimpanan tertentu, informasi seperti pilihan bahasa, status login, atau isi keranjang belanja mungkin harus dimasukkan kembali.
Cookie juga dapat digunakan untuk menyimpan preferensi pengguna, seperti tampilan situs atau pengaturan tertentu. Namun, cookie bukan satu-satunya teknologi yang dapat melakukan fungsi tersebut. Situs web juga bisa menggunakan penyimpanan lokal browser dan mekanisme lain sesuai kebutuhan.
Hal yang perlu dipahami adalah cookie tidak selalu berbahaya. Risiko terhadap privasi bergantung pada jenis data yang disimpan, tujuan penggunaannya, pihak yang dapat mengaksesnya, serta cara pengelola situs memproses informasi tersebut.
Salah satu alasan utama munculnya pemberitahuan cookie adalah untuk memenuhi ketentuan perlindungan privasi yang berlaku di wilayah tertentu.
Sebagai contoh, General Data Protection Regulation (GDPR) di Uni Eropa mengatur pemrosesan data pribadi. Sementara itu, aturan privasi elektronik Uni Eropa atau ePrivacy Directive mengatur penyimpanan informasi maupun akses ke informasi yang tersimpan pada perangkat pengguna.
Dalam banyak situasi, penggunaan cookie yang tidak benar-benar diperlukan untuk menyediakan layanan yang diminta pengguna harus didahului persetujuan yang sah. Persetujuan tersebut harus diberikan secara bebas, spesifik, berdasarkan informasi yang memadai, dan melalui tindakan yang jelas.
Artinya, situs tidak seharusnya menganggap semua pengunjung otomatis menyetujui penggunaan cookie hanya karena mereka membuka halaman web. Untuk cookie yang memerlukan persetujuan, pengguna perlu diberi pilihan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Meski demikian, tidak semua situs wajib meminta persetujuan untuk setiap jenis cookie. Cookie yang benar-benar diperlukan agar layanan yang diminta pengguna dapat berfungsi umumnya dapat dikecualikan dari kewajiban persetujuan berdasarkan ketentuan yang relevan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media