Tips n Trik . 19/10/2026, 14:30 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pembaruan sistem operasi dan aplikasi penting untuk memperbaiki bug, meningkatkan stabilitas, serta menutup celah keamanan. Namun, proses pembaruan tertentu mungkin memerlukan restart atau kondisi perangkat yang sesuai agar dapat diselesaikan.
Jika laptop terus berada dalam mode sleep dan pengguna jarang memeriksa pembaruan, sebagian proses instalasi dapat tertunda. Akibatnya, perangkat mungkin tidak segera memperoleh perbaikan yang dibutuhkan.
Meski demikian, mode sleep tidak selalu menghalangi pembaruan. Pada perangkat dan pengaturan tertentu, pembaruan dapat diunduh atau dijadwalkan secara otomatis. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan proses pembaruan benar-benar selesai dan melakukan restart ketika diminta oleh sistem.
Mode sleep mempertahankan sesi kerja, sehingga aplikasi yang terbuka dapat dilanjutkan ketika laptop aktif kembali. Namun, aplikasi yang terus dibiarkan berjalan selama berhari-hari berpotensi mengalami masalah, terutama jika membutuhkan koneksi internet atau bergantung pada layanan daring.
Sebagai contoh, tab browser yang lama tidak digunakan bisa memuat ulang halaman ketika koneksi terputus. Aplikasi komunikasi mungkin meminta pengguna masuk kembali, sedangkan perangkat lunak tertentu dapat mengalami gangguan setelah sistem kembali aktif.
Masalah tersebut bukan berarti mode sleep merusak aplikasi. Penyebabnya bisa berasal dari pembaruan layanan, perubahan koneksi, batas waktu sesi, atau kesalahan perangkat lunak yang muncul ketika aplikasi berjalan dalam jangka panjang.
Pada umumnya, laptop dalam mode sleep menghasilkan panas jauh lebih sedikit daripada ketika digunakan untuk pekerjaan berat. Sebagian besar aktivitas komputasi dihentikan untuk menghemat energi.
Namun, tidak semua perangkat memiliki perilaku sleep yang sama. Pada model yang menggunakan Modern Standby, aktivitas tertentu masih bisa berlangsung di latar belakang. Jika terjadi gangguan perangkat lunak atau laptop tidak benar-benar memasuki kondisi daya rendah, konsumsi energi dan suhu perangkat bisa meningkat.
Risiko lain muncul ketika laptop dimasukkan ke dalam tas saat masih aktif atau belum sepenuhnya memasuki mode sleep. Panas yang terperangkap di dalam tas dapat mengganggu pembuangan panas dan berpotensi membahayakan perangkat.
Karena itu, pastikan laptop benar-benar berada dalam kondisi sleep sebelum memasukkannya ke dalam tas. Jika perangkat terasa sangat panas meskipun tidak digunakan, periksa pengaturan daya dan pertimbangkan untuk mematikannya.
Mode sleep memang mempertahankan data di RAM, tetapi tidak sama dengan menyimpan pekerjaan ke penyimpanan permanen. Jika laptop kehilangan seluruh daya saat berada dalam mode sleep, data yang belum disimpan berisiko hilang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media