Tips n Trik . 18/10/2026, 14:15 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Padahal, notifikasi dari situs web tidak otomatis membuktikan bahwa perangkat mengalami masalah. Pesan itu hanya menunjukkan bahwa sebuah situs mengirim pemberitahuan melalui izin yang sebelumnya diberikan.
Jika muncul peringatan keamanan yang mencurigakan, jangan langsung mengeklik tombol yang tersedia. Tutup pemberitahuan tersebut dan periksa kondisi perangkat melalui fitur keamanan bawaan atau aplikasi tepercaya yang sudah terpasang.
Risiko lain yang sering tidak disadari adalah izin notifikasi dapat tetap berlaku setelah pengguna meninggalkan situs. Artinya, situs yang pernah dikunjungi beberapa minggu atau bulan sebelumnya mungkin masih dapat mengirim pemberitahuan selama izinnya belum dicabut dan fitur tersebut masih didukung browser.
Pengguna terkadang lupa pernah menekan tombol Izinkan ketika membuka halaman yang meminta izin notifikasi. Akibatnya, pemberitahuan yang muncul kemudian terasa tidak dikenal atau datang tanpa alasan yang jelas.
Untuk mengatasinya, pengguna dapat memeriksa daftar situs yang memiliki izin notifikasi di pengaturan browser. Izin dari situs yang tidak dikenal, tidak lagi digunakan, atau sering mengirim pesan mengganggu sebaiknya dicabut.
Di Google Chrome pada komputer, misalnya, pengguna dapat membuka Pengaturan, memilih Privasi dan keamanan, masuk ke Setelan situs, lalu membuka Notifikasi. Nama menu dapat sedikit berbeda bergantung pada versi browser dan perangkat yang digunakan.
Pengguna juga dapat memilih agar situs tidak diizinkan meminta izin notifikasi. Dengan pengaturan ini, permintaan yang muncul berulang kali dapat dikurangi sehingga pengguna tidak mudah memberikan izin secara tidak sengaja.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko notifikasi situs web.
Pertama, pilih opsi Blokir atau Jangan izinkan ketika sebuah situs meminta izin notifikasi dan pengguna tidak mengetahui manfaatnya. Situs yang benar-benar diperlukan masih dapat dipertimbangkan untuk diberi izin secara selektif.
Kedua, periksa daftar izin notifikasi secara berkala. Hapus izin dari situs yang tidak dikenal, tidak lagi digunakan, atau sering menampilkan pesan mencurigakan.
Ketiga, jangan mengeklik notifikasi yang mengklaim perangkat terkena virus, akun diblokir, atau pengguna memenangkan hadiah tanpa melakukan pemeriksaan. Buka layanan terkait melalui aplikasi resmi atau dengan mengetik alamat situsnya sendiri di browser.
Keempat, jangan memasukkan kata sandi, PIN, kode OTP, atau informasi pembayaran setelah diarahkan oleh notifikasi yang mencurigakan. Jika ada pesan mengenai akun, periksa langsung melalui saluran resmi penyedia layanan tersebut.
Kelima, perbarui browser dan sistem operasi secara berkala. Pembaruan membantu memperbaiki masalah keamanan yang diketahui, meskipun tidak dapat menjamin bahwa semua bentuk penipuan akan terhindarkan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media