Tips n Trik . 08/10/2026, 13:32 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Router modern biasanya memiliki lebih dari satu band WiFi. Dua band yang paling umum adalah 2,4 GHz dan 5 GHz.
Band 2,4 GHz memiliki jangkauan yang lebih jauh dan umumnya lebih mampu melewati penghalang dibandingkan 5 GHz. Sebaliknya, 5 GHz biasanya dapat memberikan performa lebih tinggi ketika perangkat berada relatif dekat dengan router.
Artinya, jangan langsung menganggap sinyal 5 GHz yang melemah di kamar jauh sebagai kerusakan router. Karakteristik frekuensinya memang berbeda.
Menempatkan perangkat sangat dekat dengan router bukan berarti selalu menghasilkan koneksi terbaik.
Untuk penggunaan normal, yang dibutuhkan adalah jarak yang cukup agar perangkat mendapatkan sinyal kuat dan stabil. Perangkat juga tidak perlu ditempatkan tepat di samping router hanya demi mendapatkan sinyal maksimal.
Yang lebih penting adalah memastikan seluruh area penggunaan mendapatkan tingkat sinyal yang memadai.
Router tunggal memiliki keterbatasan ketika harus menjangkau rumah yang luas, bertingkat, atau memiliki banyak dinding beton.
Dalam kondisi tersebut, sistem mesh dapat menjadi solusi yang lebih efektif daripada sekadar meningkatkan daya router. Titik mesh tambahan sebaiknya tidak ditempatkan tepat di area yang sudah kehilangan sinyal.
Posisi yang lebih tepat adalah di antara router utama dan area yang membutuhkan cakupan tambahan. Dengan demikian, node tambahan masih mendapatkan koneksi yang cukup kuat dari router utama sekaligus memperluas cakupan ke area berikutnya.
Ini merupakan kesalahan yang cukup umum.
Misalnya, kamar belakang tidak mendapatkan WiFi dengan baik. Pengguna kemudian menaruh node mesh di kamar tersebut dengan harapan sinyal langsung menjadi kuat.
Masalahnya, node tersebut tetap membutuhkan koneksi yang baik dengan router utama. Jika lokasi pemasangannya sudah terlalu jauh dan terhalang banyak dinding, node mesh juga akan menerima koneksi yang buruk.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media