Tips n Trik

Mengapa Kartu ATM Bisa Rusak jika Didekatkan pada Magnet?

Kartu ATM atau kartu debit sering disimpan bersama berbagai benda di dalam tas dan dompet. Tanpa disadari, beberapa benda tersebut dapat mengandung magnet

Mengapa Kartu ATM Bisa Rusak jika Didekatkan pada Magnet?
Kartu ATM Didekatkan pada Magnet, Ilustrasi: DALL·E 3

Kondisi tersebut sering disebut sebagai demagnetisasi. Namun secara teknis, pita tidak selalu kehilangan seluruh sifat magnetiknya. Pola penyimpanan datanya dapat berubah sehingga tidak lagi dapat dibaca secara andal.

Tidak Semua Pita Magnetik Sama Rentannya

Pita magnetik dapat memiliki tingkat coercivity yang berbeda.

Magnetic stripe dengan low coercivity membutuhkan medan magnet relatif lebih kecil untuk mengubah kondisi magnetisasinya. Sebaliknya, high coercivity dirancang agar lebih tahan terhadap perubahan akibat paparan medan magnet.

ISO/IEC 7811-6, misalnya, membahas karakteristik magnetic stripe dengan high coercivity.

Karakteristik tersebut membuat magnetic stripe jenis ini lebih tahan terhadap penghapusan data dibandingkan pita dengan coercivity lebih rendah.

Artinya, tidak tepat jika menganggap setiap kontak antara kartu dan magnet akan langsung menyebabkan kerusakan.

Risikonya dipengaruhi oleh kekuatan medan magnet, jarak magnet terhadap pita, karakteristik magnetic stripe, serta lamanya paparan.

Apakah Magnet Kecil Langsung Merusak Kartu ATM?

Belum tentu.

Kekuatan medan magnet umumnya berkurang ketika jaraknya semakin jauh. Magnet kecil yang berada cukup jauh dari kartu belum tentu menghasilkan medan yang mampu mengubah informasi pada magnetic stripe.

Sebaliknya, magnet yang lebih kuat dan ditempatkan sangat dekat dengan pita magnetik dapat meningkatkan risiko gangguan.

Karena kekuatan magnet pada berbagai benda berbeda, tidak ada aturan sederhana bahwa kartu pasti rusak hanya karena pernah berada di dekat magnet.

Namun, sengaja menempelkan magnet kuat pada magnetic stripe tetap sebaiknya dihindari.

Bagaimana dengan Chip pada Kartu?

Berita Terkait