Mengapa Kartu ATM Bisa Rusak jika Didekatkan pada Magnet?
Kartu ATM atau kartu debit sering disimpan bersama berbagai benda di dalam tas dan dompet. Tanpa disadari, beberapa benda tersebut dapat mengandung magnet
fin.co.id - Kartu ATM atau kartu debit sering disimpan bersama berbagai benda di dalam tas dan dompet. Tanpa disadari, beberapa benda tersebut dapat mengandung magnet, mulai dari pengunci tas, aksesori, casing tertentu hingga perangkat elektronik.
Magnet sejak lama dikenal sebagai salah satu benda yang berpotensi mengganggu kartu dengan pita magnetik. Namun, istilah "kartu ATM rusak karena magnet" sebenarnya perlu dijelaskan lebih tepat.
Magnet umumnya tidak membuat seluruh kartu mati secara fisik. Bagian yang berisiko terganggu adalah data yang tersimpan pada magnetic stripe atau pita magnetik berwarna gelap di bagian belakang kartu.
Pada kartu modern yang juga memiliki chip EMV, chip dan pita magnetik merupakan dua teknologi berbeda. Karena itu, kerusakan data pada pita magnetik tidak otomatis berarti chip pada kartu ikut rusak.
Baca Juga
Bagaimana Pita Magnetik Menyimpan Data?
Garis hitam atau cokelat pada bagian belakang kartu bukan sekadar lapisan dekoratif.
Pita tersebut mengandung material magnetik yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Data direkam melalui pola magnetisasi tertentu, kemudian dibaca oleh perangkat magnetic stripe reader.
Secara sederhana, konsepnya mempunyai kemiripan dengan teknologi penyimpanan magnetik lainnya. Informasi direpresentasikan melalui perubahan sifat magnetik pada media.
Teknologi magnetic stripe pada kartu identifikasi diatur antara lain dalam keluarga standar ISO/IEC 7811.
Salah satu karakteristik penting pada media tersebut adalah coercivity atau koersivitas. Besaran ini berhubungan dengan kemampuan material magnetik mempertahankan magnetisasinya ketika terkena medan magnet dari luar.
Baca Juga
Mengapa Magnet Bisa Mengganggunya?
Masalah dapat muncul ketika pita magnetik terkena medan magnet eksternal yang cukup kuat.
Medan tersebut berpotensi mengubah pola magnetisasi yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan informasi. Jika perubahan cukup besar, mesin pembaca kartu dapat kesulitan mengenali data dengan benar.
ISO dalam standar mengenai magnetic stripe juga memperingatkan bahwa paparan terhadap medan magnet dapat menyebabkan kerusakan terhadap data yang telah direkam.
Dengan demikian, yang terganggu bukan tulisan, nomor kartu, atau bentuk fisik kartu, melainkan pola magnetik mikroskopis yang digunakan untuk menyimpan informasi.