Cyber . 21/09/2026, 13:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Kabel charger dengan panjang dua atau tiga meter sering dipilih karena lebih praktis. HP tetap dapat digunakan di tempat tidur atau sofa meskipun posisi stopkontak cukup jauh. Namun, ada anggapan bahwa semakin panjang kabel charger, semakin lambat pula baterai HP terisi.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi panjang kabel bukan satu-satunya faktor yang menentukan kecepatan pengisian daya.
Secara kelistrikan, setiap kabel mempunyai hambatan atau resistansi. Ketika kabel dibuat semakin panjang, hambatannya cenderung meningkat jika material dan luas penampang konduktornya tetap sama. Akibatnya, sebagian energi dapat hilang dalam perjalanan dari charger menuju perangkat.
Fenomena tersebut dikenal sebagai voltage drop atau penurunan tegangan.
Kabel listrik bukan penghantar yang benar-benar sempurna. Material konduktor seperti tembaga tetap mempunyai resistansi.
Besarnya hambatan secara sederhana dapat dijelaskan melalui hubungan:
R = ρL/A
R merupakan resistansi, ρ adalah resistivitas material, L merupakan panjang konduktor, sedangkan A adalah luas penampang konduktor.
Hubungan tersebut menunjukkan bahwa ketika material dan ketebalan konduktor sama, penambahan panjang kabel akan meningkatkan resistansinya.
Inilah alasan dua kabel yang terlihat sama dari luar belum tentu memberikan hasil pengisian yang sama.
Kabel sepanjang tiga meter dengan konduktor yang cukup tebal dan berkualitas tinggi bisa bekerja lebih baik daripada kabel satu meter yang menggunakan konduktor sangat tipis.
Ketika arus listrik melewati hambatan, terjadi penurunan tegangan.
Prinsip dasarnya mengikuti Hukum Ohm:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media