Tips n Trik . 20/09/2026, 23:08 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pada masa lalu, barcode identik dengan mesin pemindai khusus di kasir atau gudang. QR Code kemudian memperoleh keuntungan besar ketika kamera ponsel mampu berfungsi sebagai pemindai.
Pengguna tidak harus membeli perangkat tambahan.
Cukup mengarahkan kamera HP ke QR Code, informasi di dalamnya dapat dibaca dan diteruskan ke aplikasi atau layanan tertentu.
Perkembangan sistem operasi smartphone membuat proses tersebut semakin sederhana. Pemindaian QR Code sekarang dapat dilakukan langsung menggunakan aplikasi kamera pada banyak perangkat.
Inilah salah satu kekuatan utama QR Code: teknologi fisiknya sederhana, sedangkan kecerdasannya berada pada perangkat dan layanan di belakangnya.
QR Code pada dasarnya merupakan cara menyimpan data dalam pola dua dimensi.
Data tersebut dapat berupa teks, alamat situs, informasi jaringan, identitas, atau informasi lain yang kemudian diterjemahkan perangkat.
Artinya, QR Code dapat berfungsi sebagai jembatan antara benda fisik dan layanan digital.
Sebuah poster dapat membawa pengguna menuju halaman pendaftaran. Kemasan produk dapat diarahkan menuju informasi tambahan. Meja restoran dapat terhubung dengan menu digital. Tiket dapat diperiksa melalui kode unik.
Fungsi inilah yang membuat QR Code sulit kehilangan relevansi.
Teknologinya tidak harus mengetahui layanan apa yang akan muncul di masa depan. Selama informasi tersebut dapat direpresentasikan dalam data yang sesuai, QR Code dapat menjadi pintu masuknya.
Salah satu pendorong besar penggunaan QR Code saat ini adalah pembayaran digital.
Laporan GSMA mengenai mobile money menunjukkan QR Code telah menjadi salah satu mekanisme penting dalam pembayaran merchant. Dalam data 2024 yang dipublikasikan GSMA, 46 persen penyedia mobile money yang disurvei secara global menyediakan QR Code sebagai mekanisme proximity payment.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media