Tips n Trik

Charger Laptop Panas Berlebihan, Kapan Harus Mulai Khawatir?

Charger laptop yang terasa panas saat digunakan sebenarnya bukan kondisi yang selalu menandakan kerusakan. Ketika laptop sedang mengisi baterai atau digunakan

Charger Laptop Panas Berlebihan, Kapan Harus Mulai Khawatir?
ilustrasi Charger USB-C Laptop, Ilustrasi: DALL·E 3

Secara ilmiah, kondisi tersebut dapat dijelaskan melalui mekanisme perpindahan panas. Energi panas dari komponen elektronik dipindahkan menuju casing adaptor, kemudian dilepaskan ke lingkungan melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.

Jika adaptor ditutupi selimut atau diletakkan di permukaan seperti kasur dan sofa, pelepasan panas dapat terganggu. Temperatur internal adaptor akhirnya berpotensi meningkat lebih tinggi.

Kapan Panas Charger Mulai Mencurigakan?

Pengguna sebaiknya tidak hanya berpatokan pada seberapa panas casing charger ketika disentuh. Perhatikan pula perubahan perilaku dan kondisi fisik adaptor.

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah adaptor tiba-tiba berhenti memasok daya ketika temperaturnya meningkat.

Sejumlah adaptor modern dilengkapi mekanisme perlindungan yang dapat menghentikan keluaran listrik ketika kondisi tertentu terdeteksi. HP menjelaskan bahwa adaptor dapat memasuki mode perlindungan akibat kondisi seperti arus berlebih, temperatur berlebih, atau hubungan pendek.

Kondisi yang lebih serius dapat ditandai dengan munculnya bau plastik terbakar, casing berubah warna, bagian adaptor meleleh, kabel terkelupas, konektor menjadi sangat panas, atau terdapat bekas hitam pada steker.

Apple juga memasukkan sejumlah kondisi seperti kerusakan lapisan kabel, pin AC yang bengkok atau longgar, tanda hitam, perubahan warna casing, suara letupan, hingga percikan yang tidak semestinya sebagai tanda yang perlu diperhatikan.

Jika kondisi tersebut muncul, penggunaan charger sebaiknya dihentikan.

Ventilasi Buruk Bisa Membuat Charger Semakin Panas

Sebelum menyimpulkan bahwa charger mengalami kerusakan, perhatikan terlebih dahulu tempat adaptor digunakan.

Charger idealnya diletakkan di permukaan keras, datar, dan terbuka. Hindari meletakkannya di atas kasur, sofa, karpet tebal, atau di bawah tumpukan pakaian.

HP menyarankan adaptor digunakan di permukaan keras dan datar serta tidak ditempatkan di lokasi yang menghambat proses pendinginan alami.

Temperatur lingkungan juga berpengaruh.

Adaptor yang digunakan di ruangan panas akan lebih sulit membuang energi panas dibandingkan ketika digunakan di ruangan yang lebih sejuk dengan sirkulasi udara baik.

Berita Terkait