Cyber . 30/08/2026, 16:07 WIB

Mengenal Encrypted Client Hello yang Mulai Digunakan Android 17

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Android 17 membawa sejumlah peningkatan keamanan jaringan yang mungkin tidak langsung terlihat oleh pengguna. Salah satu yang cukup penting adalah dukungan terhadap Encrypted Client Hello atau ECH, teknologi yang dirancang untuk mengurangi informasi mengenai aktivitas internet yang dapat dilihat oleh pihak di tengah jaringan.

Google mulai menghadirkan dukungan ECH secara lebih luas melalui Android 17 atau API level 37. Teknologi ini bekerja pada tahap awal koneksi HTTPS dengan menyembunyikan informasi tertentu yang sebelumnya masih dapat terlihat meskipun komunikasi antara HP dan website sudah menggunakan enkripsi.

Selama ini, muncul anggapan bahwa ketika sebuah website menggunakan HTTPS, semua informasi mengenai koneksi pengguna otomatis tersembunyi. Faktanya, HTTPS memang mengenkripsi isi komunikasi, tetapi pada proses awal pembentukan koneksi TLS masih terdapat metadata yang dalam kondisi tertentu dapat diamati oleh operator jaringan atau pihak lain yang berada di jalur koneksi.

Salah satu metadata tersebut adalah Server Name Indication atau SNI.

ECH dirancang untuk menutup celah privasi tersebut.

Apa Itu Encrypted Client Hello?

Encrypted Client Hello merupakan ekstensi dari protokol TLS yang mengenkripsi bagian sensitif dari pesan ClientHello yang dikirim ketika perangkat pertama kali membuat koneksi aman dengan sebuah server.

ClientHello dapat dianggap sebagai salam pembuka dari perangkat kepada server.

Sebelum pertukaran data terenkripsi berlangsung, perangkat harus memberi tahu server mengenai sejumlah kemampuan koneksi yang didukung. Pada tahap ini biasanya terdapat informasi Server Name Indication yang menunjukkan nama domain tujuan.

Sebagai contoh, pengguna mungkin membuka:

contoh.com

Isi halaman, kata sandi, pesan, formulir, atau data lainnya memang dilindungi HTTPS. Namun tanpa perlindungan tambahan seperti ECH, nama domain yang sedang dituju berpotensi terlihat dari proses handshake TLS.

RFC 9849 yang mengatur Encrypted Client Hello menjelaskan bahwa SNI merupakan salah satu informasi sensitif yang sebelumnya masih dapat terlihat dalam pesan ClientHello.

ECH kemudian mengenkripsi ClientHello tersebut sehingga informasi SNI dan beberapa parameter sensitif lainnya tidak mudah dibaca oleh pengamat jaringan.

Mengapa SNI Sebelumnya Bisa Terlihat?

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com