Cyber . 28/08/2026, 13:40 WIB

Amankah Menyalakan NFC Sepanjang Hari? Ternyata Ada Risikonya Lho

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - NFC atau Near Field Communication kini menjadi fitur yang umum pada ponsel. Teknologi ini dipakai untuk pembayaran nontunai, membaca kartu elektronik, menghubungkan aksesori, hingga membuka kartu akses digital. Karena praktis, banyak pengguna memilih membiarkan NFC tetap aktif dari pagi sampai malam. Namun, muncul pertanyaan: amankah NFC menyala sepanjang hari?

Jawabannya, secara umum aman. NFC dirancang untuk berkomunikasi pada jarak yang sangat pendek, biasanya hanya beberapa sentimeter. Artinya, perangkat lain harus berada amat dekat dengan ponsel untuk dapat melakukan pertukaran data. Meski begitu, keamanan tetap bergantung pada pengaturan ponsel, aplikasi yang digunakan, dan kebiasaan pemilik perangkat.

NFC Tidak Membuat HP Otomatis Rentan Dibobol

NFC bukan koneksi jarak jauh seperti WiFi atau Bluetooth. Fitur ini bekerja dengan medan radio berdaya rendah dan membutuhkan kedekatan fisik antara ponsel dengan terminal pembayaran, kartu, atau tag NFC. Karena jangkauannya terbatas, skenario pencurian data dari kejauhan jauh lebih sulit dilakukan.

Pada layanan pembayaran digital, NFC juga bukan satu-satunya lapisan perlindungan. Sistem biasanya meminta autentikasi pengguna, seperti PIN, sidik jari, atau pemindaian wajah, sebelum transaksi diproses. Data kartu pembayaran juga tidak serta-merta dikirimkan dalam bentuk nomor kartu asli kepada mesin kasir.

Apple menjelaskan bahwa pembayaran Apple Pay memakai nomor akun perangkat dan kode keamanan unik untuk memproses transaksi. Nomor kartu penuh tidak dibagikan kepada pedagang. Sementara itu, Android menyediakan fitur Secure NFC pada perangkat yang mendukungnya. Fitur tersebut dapat membatasi emulasi kartu agar hanya aktif ketika layar perangkat telah terbuka.

Dengan mekanisme tersebut, NFC yang aktif bukan berarti siapa pun dapat langsung menagih uang atau mengakses isi rekening hanya dengan mendekatkan alat ke saku pengguna.

Risiko Tetap Ada Jika Pengguna Kurang Waspada

Risiko NFC lebih sering muncul dari interaksi pengguna, bukan semata-mata karena tombol NFC dibiarkan aktif. Salah satu contohnya ialah tag NFC asing. Tag ini dapat ditempel pada poster, meja, atau benda lain dan berisi perintah untuk membuka tautan, menjalankan aplikasi tertentu, atau mengarahkan pengguna ke halaman palsu.

Ponsel modern umumnya tidak seharusnya melakukan transaksi keuangan secara diam-diam hanya karena terkena tag NFC. Namun, pengguna dapat tetap tertipu apabila mengabaikan peringatan, membuka situs mencurigakan, lalu memasukkan kata sandi, kode OTP, atau data kartu sendiri.

Risiko lain datang dari ponsel yang tidak memiliki kunci layar. Bila ponsel hilang dalam kondisi terbuka, orang lain berpeluang memakai aplikasi pembayaran atau kartu akses yang tersimpan di dalamnya, tergantung aturan keamanan masing-masing layanan. Karena itu, PIN layar yang kuat dan autentikasi biometrik jauh lebih penting daripada sekadar mematikan NFC.

Dampaknya pada Baterai Sangat Kecil

NFC yang menyala sepanjang hari umumnya tidak membuat baterai cepat habis secara signifikan. Berbeda dengan GPS, hotspot, atau layar yang terus aktif, NFC biasanya berada dalam keadaan siaga dan baru bekerja saat mendeteksi perangkat atau tag yang sangat dekat.

Besarnya dampak baterai dapat berbeda antarponsel dan versi sistem operasi, tetapi pada penggunaan normal pengaruhnya cenderung kecil. Apabila baterai ponsel terasa sangat boros, penyebab yang lebih mungkin adalah layar dengan tingkat kecerahan tinggi, jaringan seluler lemah, aplikasi berjalan di latar belakang, lokasi aktif, atau kesehatan baterai yang sudah menurun.

Mematikan NFC tetap boleh dilakukan bila fitur itu jarang dipakai. Langkah tersebut lebih bertujuan merapikan pengaturan konektivitas dan mengurangi kemungkinan ponsel merespons tag tidak dikenal, bukan karena NFC dinilai berbahaya bila aktif terus-menerus.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com