Cyber . 28/08/2026, 09:19 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Baterai HP yang terus berkurang meski perangkat sedang tidak digunakan sering membuat pengguna khawatir. Kondisi ini biasanya terlihat saat ponsel diletakkan beberapa jam, misalnya sebelum tidur, tetapi persentase baterainya turun cukup besar ketika diperiksa kembali pada pagi hari.
Pada dasarnya, ponsel tetap bekerja walaupun layarnya mati. Sistem operasi menjalankan sejumlah proses di latar belakang, termasuk menerima notifikasi, menyinkronkan data, menjaga koneksi jaringan, dan memperbarui aplikasi. Namun, penurunan baterai yang terlalu cepat dapat pula menandakan adanya aplikasi bermasalah, kualitas sinyal yang buruk, hingga kondisi baterai yang mulai menurun.
Aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, email, Google Photos, dan layanan penyimpanan cloud dapat terus bekerja di belakang layar. Aktivitasnya meliputi memeriksa pesan masuk, mencadangkan foto, memperbarui konten, atau menentukan lokasi perangkat.
Semakin banyak aplikasi yang diizinkan berjalan bebas di latar belakang, semakin besar pula energi yang dipakai. Aplikasi yang mengalami galat juga bisa terus memproses data tanpa disadari pengguna, sehingga baterai terkuras walaupun layar tidak dinyalakan.
Pengguna dapat memeriksa menu penggunaan baterai pada pengaturan HP. Dari sana biasanya terlihat aplikasi yang memakai daya paling besar. Jika ada aplikasi yang konsumsi baterainya tidak wajar padahal jarang dipakai, aplikasi tersebut patut dibatasi aktivitas latar belakangnya atau diperbarui.
Sinyal seluler yang lemah merupakan salah satu penyebab paling umum baterai turun sendiri. Ketika berada di area dengan jaringan buruk, HP akan terus mencari dan mencoba mempertahankan sambungan ke menara operator. Proses tersebut membutuhkan daya lebih besar dibandingkan saat sinyal stabil.
Kondisi ini sering terjadi di dalam bangunan dengan dinding tebal, area basement, kendaraan yang sedang bergerak, atau wilayah dengan cakupan jaringan terbatas. Ponsel juga dapat lebih boros apabila jaringan terus berpindah antara 4G dan 5G.
Solusi sederhana yang bisa dilakukan adalah memilih jenis jaringan yang lebih stabil. Jika sinyal 5G di lokasi belum kuat, penggunaan 4G dapat menjadi pilihan yang lebih hemat. Mode pesawat juga dapat dipakai sementara ketika pengguna berada di area tanpa sinyal dan tidak membutuhkan koneksi.
Setiap notifikasi membutuhkan koneksi data dan proses dari sistem. Bila banyak aplikasi mengirim pemberitahuan sepanjang waktu, baterai akan lebih cepat berkurang. Sinkronisasi otomatis pada email, cloud, kalender, lokasi, dan media sosial juga dapat meningkatkan pemakaian daya.
Layanan lokasi menjadi salah satu fitur yang perlu diperhatikan. Aplikasi navigasi, ojek online, belanja, cuaca, dan media sosial dapat meminta akses lokasi secara terus-menerus. Padahal, tidak semua aplikasi perlu mengetahui lokasi pengguna setiap saat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media