Cyber . 26/08/2026, 13:03 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Akibatnya, foto mungkin terlihat bersih ketika dilihat sekilas, tetapi detail seperti rambut, rumput, kulit, atau tekstur kain dapat terlihat lebih lembut ketika diperbesar.
Inilah alasan kualitas kamera sebaiknya diuji dalam berbagai kondisi pencahayaan, bukan hanya berdasarkan resolusi tertinggi yang tercantum pada spesifikasi.
Smartphone modern tidak hanya mengandalkan sensor dan lensa.
Setelah sensor menangkap gambar, data akan diproses oleh Image Signal Processor atau ISP serta sistem computational photography.
Perangkat dapat mengambil beberapa frame dalam waktu hampir bersamaan kemudian menggabungkannya.
Proses tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki dynamic range, mengurangi noise, mempertajam detail, memperbaiki warna, dan mengendalikan area sangat terang maupun gelap.
HDR modern merupakan salah satu contoh paling jelas.
Kamera dapat merekam beberapa exposure kemudian menggabungkannya agar langit tidak terlalu terang sementara area bayangan tetap mempunyai detail.
Karena kemampuan pemrosesan setiap smartphone berbeda, dua HP yang memakai sensor dengan resolusi sama belum tentu menghasilkan kualitas foto yang sama.
Produsen dapat mempunyai algoritma pemrosesan warna, sharpening, HDR, noise reduction, dan exposure yang berbeda.
Kamera 200 MP tetap mempunyai manfaat.
Resolusi sangat tinggi dapat memberikan detail tambahan ketika kondisi pencahayaan ideal. Fitur ini juga berguna apabila pengguna ingin melakukan cropping cukup jauh dari gambar asli.
Misalnya, objek yang berada di tengah foto dapat diperbesar setelah pengambilan gambar dan masih mempunyai detail yang cukup tinggi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media