Tips n Trik . 25/08/2026, 18:42 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Windows yang terus masuk ke layar Automatic Repair setiap kali laptop atau PC dinyalakan bisa membuat pengguna mengira perangkat mengalami kerusakan berat. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya tulisan "Preparing Automatic Repair", "Diagnosing your PC", atau pemberitahuan bahwa Windows tidak dapat melakukan startup dengan benar.
Automatic Repair sebenarnya merupakan bagian dari mekanisme pemulihan Windows. Sistem akan mencoba masuk ke Windows Recovery Environment atau WinRE ketika mendeteksi kegagalan startup berulang.
Microsoft menjelaskan bahwa Windows RE dapat dijalankan secara otomatis setelah Windows mengalami kegagalan boot beberapa kali. Lingkungan pemulihan tersebut menyediakan berbagai alat untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah yang membuat sistem operasi tidak bisa dimulai secara normal.
Masalah muncul ketika proses perbaikan tersebut tidak berhasil menyelesaikan penyebab kegagalan startup. Komputer kemudian restart, Windows kembali gagal boot, Automatic Repair dijalankan lagi, dan siklus yang sama terus berulang.
Automatic Repair yang muncul sekali setelah Windows mengalami crash atau mati mendadak belum tentu menunjukkan adanya masalah serius. Namun, jika layar tersebut muncul setiap kali komputer dinyalakan, berarti ada kemungkinan Windows terus mendeteksi kegagalan pada proses startup.
Berikut beberapa penyebab yang paling umum.
Windows membutuhkan sejumlah file sistem agar proses boot dapat berjalan dengan normal. Jika file penting tersebut rusak, hilang, atau tidak dapat dibaca, Windows mungkin gagal masuk ke desktop.
Kerusakan file dapat terjadi setelah komputer mati mendadak, proses pembaruan terganggu, aplikasi tertentu mengubah komponen sistem, atau terdapat kesalahan pada media penyimpanan.
Startup Repair memang dirancang untuk menangani beberapa masalah tersebut. Menurut Microsoft, alat ini dapat mencoba memperbaiki file sistem yang hilang atau rusak serta beberapa masalah startup lainnya.
Windows menggunakan informasi konfigurasi boot untuk menentukan bagaimana sistem operasi harus dimuat ketika komputer dinyalakan.
Jika Boot Configuration Data atau BCD mengalami kerusakan, komputer dapat gagal menemukan konfigurasi Windows yang seharusnya dijalankan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media