Tips n Trik . 25/08/2026, 11:37 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Google mengingatkan bahwa setelah data perangkat dihapus, pengguna akan membutuhkan sandi Akun Google untuk menggunakan kembali perangkat apabila HP tersebut kemudian ditemukan.
Remote Lock juga memiliki perlindungan agar fitur tersebut tidak mudah disalahgunakan.
Dokumentasi Android menyebut layar perangkat dapat dikunci dari jarak jauh melalui Remote Lock sebanyak dua kali dalam periode 24 jam.
Pengguna juga dapat menambahkan pertanyaan keamanan opsional pada Remote Lock.
Pertanyaan tersebut menjadi lapisan verifikasi tambahan. Ketika seseorang mencoba meminta penguncian melalui nomor telepon, jawaban yang benar harus diberikan jika fitur pertanyaan keamanan telah disiapkan.
Mekanisme seperti reCAPTCHA juga dapat digunakan untuk mengurangi kemungkinan layanan disalahgunakan.
Setelah Remote Lock berhasil bekerja, langkah berikutnya adalah membuka Find Hub dari perangkat lain.
Coba periksa lokasi terakhir HP dan gunakan opsi yang tersedia untuk mengamankan perangkat.
Jika perangkat diduga dicuri, hindari mendatangi lokasi sendiri apabila situasinya berisiko.
Pengguna juga dapat menghubungi operator seluler untuk meminta pemblokiran SIM agar nomor telepon tidak digunakan oleh pihak lain.
Nomor IMEI juga dapat dibutuhkan ketika berurusan dengan operator atau proses pelaporan kehilangan. Google memungkinkan informasi IMEI perangkat dilihat melalui Find Hub pada perangkat yang mendukungnya.
Sandi akun penting seperti email, perbankan, dompet digital, dan akun media sosial juga perlu diperiksa apabila terdapat indikasi orang lain sempat memperoleh akses ke HP sebelum perangkat terkunci.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media