Tips n Trik

Penipu Bisa Meniru Nomor Telepon Orang yang Kita Kenal? Ini Penjelasannya

Panggilan telepon dari nomor yang sudah tersimpan di kontak biasanya membuat seseorang lebih percaya untuk mengangkatnya. Apalagi jika nama yang muncul

Penipu Bisa Meniru Nomor Telepon Orang yang Kita Kenal? Ini Penjelasannya
Panggilan Telepon Palsu, Ilustrasi: DALL·E 3

Caller ID spoofing tidak sama dengan mengambil alih nomor telepon seseorang.

Dalam spoofing, penipu pada dasarnya hanya membuat jaringan penerima menampilkan nomor tertentu sebagai identitas panggilan. Nomor asli milik orang yang ditiru dapat tetap aktif dan tetap berada di bawah kendali pemilik sebenarnya.

Dengan kata lain, apabila nomor teman Anda digunakan dalam caller ID spoofing, bukan berarti HP teman tersebut telah diretas.

Bahkan pemilik nomor yang dipalsukan bisa sama sekali tidak mengetahui bahwa nomornya sedang digunakan oleh penipu.

FTC menyebut praktik lain yang dikenal sebagai neighbor spoofing. Pada metode ini, penipu memilih nomor dengan kode area atau susunan angka yang mirip dengan nomor calon korban karena nomor yang terlihat familiar dianggap lebih mungkin diangkat. Nomor yang digunakan sebagai identitas palsu tersebut bahkan dapat benar-benar dimiliki oleh orang lain yang tidak terlibat dalam penipuan.

Berbeda dengan SIM Swap

Ada kondisi lain yang jauh lebih serius, yaitu SIM swap.

Berbeda dengan caller ID spoofing yang hanya memalsukan informasi identitas panggilan, SIM swap memungkinkan penyerang benar-benar mengambil alih layanan nomor telepon korban.

Dalam skenario SIM swap, pelaku berusaha meyakinkan operator bahwa dirinya merupakan pemilik sah sebuah nomor. Jika berhasil, layanan seluler korban dapat dipindahkan ke SIM atau perangkat yang berada di tangan pelaku.

Akibatnya, panggilan dan SMS yang seharusnya diterima pemilik nomor dapat masuk ke perangkat milik penyerang.

FCC menjelaskan bahwa SIM swap fraud dapat memberikan pelaku kendali atas nomor korban sehingga mereka dapat menerima panggilan dan pesan yang ditujukan kepada korban. Praktik lain yang memiliki dampak serupa adalah port-out fraud, yaitu pemindahan nomor korban ke operator atau akun lain yang dikendalikan pelaku.

Karena itu, ada perbedaan besar antara nomor yang hanya dipalsukan pada caller ID dengan nomor yang benar-benar berhasil diambil alih.

Kenapa SIM Swap Lebih Berbahaya?

Nomor telepon saat ini tidak hanya digunakan untuk menelepon.

Banyak akun digital masih menggunakan SMS sebagai salah satu metode verifikasi identitas. Kode OTP untuk login, reset password, atau konfirmasi transaksi dapat dikirim ke nomor tersebut.

Berita Terkait