Penipu Bisa Meniru Nomor Telepon Orang yang Kita Kenal? Ini Penjelasannya
Panggilan telepon dari nomor yang sudah tersimpan di kontak biasanya membuat seseorang lebih percaya untuk mengangkatnya. Apalagi jika nama yang muncul
fin.co.id - Panggilan telepon dari nomor yang sudah tersimpan di kontak biasanya membuat seseorang lebih percaya untuk mengangkatnya. Apalagi jika nama yang muncul adalah anggota keluarga, teman dekat, rekan kerja, atau bahkan perusahaan yang memang sering dihubungi.
Namun, kemunculan nama dan nomor yang dikenal di layar HP ternyata tidak selalu membuktikan bahwa panggilan benar-benar berasal dari pemilik nomor tersebut. Dalam kondisi tertentu, penipu dapat memanipulasi informasi nomor penelepon sehingga sebuah panggilan terlihat seolah berasal dari nomor lain.
Teknik tersebut dikenal sebagai caller ID spoofing. Dengan teknik ini, nomor yang ditampilkan pada layar penerima dapat berbeda dari nomor atau sumber sebenarnya yang digunakan untuk melakukan panggilan.
Federal Trade Commission atau FTC bahkan memperingatkan, "Scammers can make any name or number show up on your caller ID." Artinya, informasi yang terlihat pada caller ID tidak seharusnya digunakan sebagai satu-satunya cara untuk memastikan identitas seseorang.
Baca Juga
Bagaimana Penipu Bisa Membuat Nomor Terlihat Sama?
Pada jaringan telepon modern, nomor yang muncul ketika seseorang menerima panggilan merupakan bagian dari informasi identitas panggilan yang dikirim melalui jaringan.
Masalahnya, pada sistem tertentu, khususnya layanan telepon berbasis internet atau VoIP, informasi asal panggilan secara teknis dapat dimanipulasi apabila penyedia atau infrastruktur yang digunakan tidak melakukan pemeriksaan identitas secara memadai.
Penipu kemudian dapat menentukan nomor tertentu agar muncul sebagai caller ID pada perangkat calon korban.
Sebagai contoh, seseorang memiliki kontak bernama "Ayah" dengan nomor tertentu. Jika penipu berhasil membuat panggilan dengan caller ID yang sama dengan nomor tersebut, HP penerima kemungkinan akan mencocokkannya dengan daftar kontak.
Akibatnya, yang terlihat di layar bukan hanya nomor telepon tersebut, tetapi juga nama "Ayah" yang tersimpan di HP.
Baca Juga
Padahal panggilan sebenarnya belum tentu berasal dari HP milik ayahnya.
FTC menjelaskan bahwa penipu dapat menggunakan teknologi untuk memalsukan nama maupun nomor pada caller ID. Bahkan nomor lokal yang terlihat berasal dari daerah sekitar penerima sebenarnya dapat berasal dari tempat yang sangat jauh.
Apakah Nomor Asli Korban Berarti Sudah Diretas?
Tidak selalu.
Inilah bagian penting yang sering disalahpahami.