HP Sering Berpindah dari 5G ke 4G padahal Sinyal Kuat, Kenapa?
Jaringan 5G kini semakin mudah ditemukan pada smartphone kelas menengah hingga flagship. Namun, sebagian pengguna mungkin menemui kondisi ketika indikator
Kepadatan Pengguna Juga Bisa Berpengaruh
Kekuatan sinyal bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman internet.
Sebuah BTS dapat melayani banyak perangkat secara bersamaan. Pada lokasi ramai seperti pusat perbelanjaan, stadion, stasiun, terminal, kawasan perkantoran, atau tempat wisata, kapasitas jaringan dapat terbagi kepada banyak pengguna.
Dalam situasi tertentu, jaringan 4G yang memiliki kapasitas tersedia lebih besar dapat memberikan pengalaman lebih stabil dibandingkan koneksi 5G yang sedang padat.
Karena itu, pengguna mungkin melihat jaringan berubah meskipun posisi HP tidak berubah dan indikator sinyal tetap kuat.
Baca Juga
Kualitas jaringan pada akhirnya ditentukan oleh kombinasi antara cakupan radio, interferensi, kapasitas jaringan, konfigurasi operator, serta kemampuan perangkat.
Pengaturan Hemat Baterai Bisa Membatasi 5G
Mode hemat daya juga perlu diperiksa apabila 5G sering menghilang.
Modem 5G dapat membutuhkan daya tambahan pada kondisi tertentu. Karena itu, sejumlah smartphone mempunyai mekanisme untuk membatasi penggunaan jaringan 5G ketika fitur penghemat baterai aktif.
Google menyebut Battery Saver pada perangkat Pixel dapat menonaktifkan 5G dalam kondisi tertentu. Apple juga menggunakan mekanisme Smart Data pada pengaturan 5G Auto untuk beralih ke LTE jika 5G tidak memberikan peningkatan performa yang berarti. (Google Help)
Baca Juga
Jadi, pengguna yang mengaktifkan mode hemat baterai sepanjang hari mungkin mendapati perangkat lebih sering menggunakan LTE.
Dukungan Frekuensi HP dan Operator Bisa Berbeda
Tidak semua HP 5G mendukung seluruh frekuensi 5G yang digunakan di dunia.
Setiap smartphone mempunyai daftar band jaringan yang didukung modem dan antenanya. Hal yang sama berlaku untuk operator yang menggunakan frekuensi tertentu dalam menyediakan layanan 5G.
Karena itu, HP yang dibeli dari negara lain belum tentu mempunyai dukungan band yang sepenuhnya sama dengan jaringan operator di tempat perangkat tersebut digunakan.