Tips n Trik

SSD Hampir Penuh, Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Performa?

SSD dikenal sebagai media penyimpanan yang jauh lebih cepat dibandingkan hard disk drive atau HDD. Namun, kecepatan tersebut bukan berarti SSD dapat bekerja

SSD Hampir Penuh, Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Performa?
SSD Hampir Penuh, Image: DALL·E 3

TRIM bekerja bersama garbage collection. Kingston menjelaskan bahwa kombinasi keduanya membantu SSD memulihkan ruang yang tidak lagi digunakan dan mempertahankan efisiensi drive.

Pada sistem operasi modern dan SSD yang kompatibel, TRIM umumnya sudah berjalan secara otomatis.

Artinya, pengguna tidak perlu terus-menerus melakukan optimasi manual terhadap SSD hanya karena kapasitasnya mulai berkurang.

Garbage Collection Bekerja di Balik Layar

Garbage collection merupakan mekanisme internal SSD untuk mengatur kembali data sehingga blok yang dapat digunakan kembali tersedia.

Proses ini tidak terlihat oleh pengguna. Pengontrol SSD menjalankannya secara otomatis dan biasanya memanfaatkan periode ketika aktivitas penyimpanan sedang rendah.

Masalahnya, garbage collection membutuhkan ruang kerja.

Ketika SSD masih memiliki banyak blok kosong, pengontrol memiliki lebih banyak pilihan untuk memindahkan data dan menyiapkan ruang baru. Ketika SSD hampir penuh, ruang tersebut semakin terbatas.

Inilah alasan SSD sebaiknya tidak terus dipaksa bekerja dalam kondisi hampir penuh, terutama untuk aktivitas yang menghasilkan banyak penulisan data.

Berapa Persen Ruang Kosong yang Sebaiknya Disisakan?

Tidak ada angka universal yang wajib diterapkan pada semua SSD.

Namun, menyisakan sekitar 10 sampai 20 persen ruang kosong merupakan pendekatan praktis yang cukup masuk akal untuk penggunaan komputer sehari-hari. Untuk SSD yang sering digunakan melakukan aktivitas tulis berat, menyediakan ruang kosong lebih banyak dapat memberikan ruang kerja tambahan bagi pengontrol.

Crucial menyebutkan bahwa pada SSD eksternal, mempertahankan sekitar 10 sampai 15 persen ruang kosong dapat membantu menjaga performa tulis ketika drive mendekati kapasitas penuh.

Angka tersebut sebaiknya dipandang sebagai panduan, bukan aturan mutlak.

SSD 1 TB yang memiliki sisa 100 GB memiliki situasi yang berbeda dengan SSD 256 GB yang hanya memiliki sisa 25 GB, meskipun keduanya sama-sama menyisakan sekitar 10 persen.

Berita Terkait