Cyber . 17/08/2026, 12:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap rumah pintar harus memiliki banyak perangkat sekaligus.
Padahal, konsep smart home dapat diterapkan secara bertahap.
Seseorang dapat memulainya dari satu perangkat yang memang memberikan manfaat nyata. Misalnya, smart plug untuk perangkat yang sering lupa dimatikan, kamera untuk pemantauan rumah, atau smart bulb untuk pencahayaan.
Setelah manfaatnya terasa, perangkat lain dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini lebih masuk akal dibandingkan membeli banyak perangkat hanya karena terlihat canggih. Studi mengenai pengalaman penghuni rumah dengan teknologi smart home juga menemukan bahwa manfaat yang dirasakan dapat berbeda berdasarkan kondisi rumah dan rutinitas penghuninya.
Di balik berbagai kemudahan, smart home juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan.
Perangkat yang terhubung internet dapat mengumpulkan berbagai data. Kamera dapat merekam lingkungan rumah, perangkat pintar dapat mencatat aktivitas penggunaan, sementara layanan berbasis cloud dapat menyimpan informasi yang berkaitan dengan perangkat dan kebiasaan pengguna.
Karena itu, keamanan akun dan perangkat menjadi sangat penting.
OECD telah mengidentifikasi privasi dan keamanan siber sebagai salah satu risiko utama dalam penggunaan perangkat smart home. Masalah kompatibilitas antarmerek, dukungan produk dalam jangka panjang, serta keamanan rantai pasokan juga menjadi perhatian.
Pengguna sebaiknya menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi tambahan jika tersedia, memperbarui firmware perangkat, dan memilih produk dari produsen yang memiliki dukungan keamanan yang jelas.
Jawabannya adalah ya, tetapi manfaatnya sangat bergantung pada kebutuhan.
Smart home paling berguna ketika teknologi digunakan untuk menyelesaikan masalah yang benar-benar ada di rumah. Contohnya adalah kesulitan memantau rumah ketika bepergian, sering lupa mematikan perangkat, ingin mengatur pencahayaan secara otomatis, atau membutuhkan pemantauan keamanan tambahan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media