Tips n Trik . 17/08/2026, 16:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Charger berkualitas buruk atau tidak memenuhi standar keselamatan dapat menimbulkan masalah pada proses pengisian daya. Dalam kondisi tertentu, perangkat dapat mengalami panas berlebih atau masalah kelistrikan.
Karena itu, sebaiknya gunakan charger bawaan atau charger dari produsen dan merek yang terpercaya serta sesuai dengan spesifikasi perangkat.
Jangan tergoda membeli charger hanya karena harganya sangat murah jika tidak jelas kualitas dan standar keamanannya.
Mengecas HP sambil bermain game bukan berarti baterai langsung rusak.
Namun, aktivitas tersebut dapat membuat perangkat menghasilkan panas lebih tinggi karena prosesor dan komponen lainnya bekerja keras pada saat yang sama dengan proses pengisian.
Panas merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat degradasi baterai lithium-ion.
Jika HP terasa sangat panas ketika digunakan sambil mengecas, lebih baik hentikan aktivitas berat tersebut dan biarkan perangkat mendingin.
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu memperpanjang umur baterai.
Pertama, hindari paparan panas berlebihan. Jangan meninggalkan HP di dalam mobil yang panas atau menaruhnya di bawah bantal ketika sedang mengecas.
Kedua, gunakan charger dan kabel yang sesuai serta berkualitas.
Ketiga, manfaatkan fitur pengisian adaptif atau pembatasan pengisian jika tersedia pada HP.
Keempat, jangan sengaja menghabiskan baterai hingga 0 persen berulang kali hanya karena menganggap hal tersebut membuat baterai lebih sehat. Baterai lithium-ion modern tidak membutuhkan kebiasaan tersebut.
Kelima, jika HP terasa sangat panas ketika mengisi daya, cari tahu penyebabnya dan hentikan penggunaan berat untuk sementara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media