Tips n Trik . 17/08/2026, 16:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Usia baterai, jumlah siklus pengisian, suhu, pola penggunaan, dan kondisi perangkat semuanya dapat berperan.
Mengisi baterai hingga 100 persen pada dasarnya merupakan bagian normal dari penggunaan smartphone.
Namun, jika tujuan pengguna adalah memaksimalkan umur baterai dalam jangka panjang, beberapa produsen menyediakan fitur yang membatasi pengisian pada tingkat tertentu.
Apple menyediakan opsi Charge Limit pada model iPhone tertentu. Google juga memiliki fitur untuk mengoptimalkan pengisian baterai pada perangkat Pixel tertentu.
Samsung pun menyediakan fitur perlindungan baterai pada sejumlah perangkat Galaxy yang dapat membatasi pengisian untuk membantu menjaga kesehatan baterai.
Fitur semacam ini menunjukkan bahwa produsen memang memperhatikan hubungan antara tingkat pengisian, temperatur, dan umur baterai.
Namun, pengguna tidak perlu merasa takut jika sesekali mengisi baterai hingga 100 persen. Yang lebih penting adalah menghindari kondisi ekstrem dan panas berlebihan secara terus-menerus.
Jika memungkinkan, mencabut charger ketika baterai sudah penuh dapat mengurangi waktu perangkat berada pada kondisi pengisian penuh.
Tetapi untuk HP modern, pengguna tidak perlu panik apabila tertidur dan charger masih terhubung.
Sistem pengelolaan baterai pada smartphone dirancang untuk mengontrol proses pengisian dan memberikan perlindungan terhadap kondisi tertentu.
Yang lebih perlu diperhatikan adalah menggunakan charger dan kabel yang berkualitas serta memastikan ventilasi perangkat tidak tertutup.
Bukan hanya baterai yang perlu diperhatikan, tetapi juga charger dan kabel yang digunakan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media