Tips n Trik . 14/08/2026, 17:43 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Semut menggunakan feromon sebagai salah satu cara berkomunikasi. Jejak kimia yang ditinggalkan koloni dapat membantu semut lain menemukan jalur yang sama. Karena itu, membersihkan area sekitar laptop juga penting untuk mencegah masalah berulang.
Memberikan gula atau makanan di dekat laptop dengan tujuan memancing semut keluar justru dapat memperburuk keadaan.
Semut yang mencium sumber makanan bisa semakin banyak mendatangi area laptop. Bukannya keluar, koloni justru dapat semakin aktif di sekitar perangkat.
Jika ingin menggunakan umpan semut, letakkan produk tersebut jauh dari laptop dan ikuti petunjuk penggunaannya. Jangan pernah memasukkan umpan atau bahan kimia ke dalam laptop.
Jika setelah beberapa waktu masih terlihat semut keluar dari ventilasi atau keyboard, sebaiknya laptop tidak langsung dinyalakan.
Jumlah semut yang sedikit memang belum tentu menyebabkan kerusakan. Namun, apabila sudah terdapat koloni atau banyak semut di dalam casing, pemeriksaan internal lebih aman dilakukan sebelum perangkat kembali digunakan.
Laptop yang kembali menyala akan menghasilkan panas dan listrik pada berbagai komponen. Jika terdapat gangguan pada bagian internal, penggunaan kembali dapat memperbesar risiko kerusakan.
Jika semut sudah banyak, muncul berulang kali, atau diduga membuat sarang di dalam laptop, pilihan paling aman adalah membawa perangkat ke teknisi.
Teknisi dapat membuka casing dan memeriksa motherboard, sistem pendingin, baterai, keyboard, serta area lain yang mungkin menjadi tempat semut bersarang.
Pembersihan internal juga dapat dilakukan untuk menghilangkan semut, telur, kotoran, atau material lain yang tertinggal.
Ini menjadi semakin penting jika laptop menunjukkan gejala seperti mati sendiri, sulit menyala, keyboard mengetik sendiri, touchpad bermasalah, port tidak berfungsi, kipas berputar tidak normal, atau tercium bau hangus.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media